Kompas.com - 24/05/2020, 07:50 WIB

3. Silaturahmi lebaran

Pada Idul Fitri tahun sebelumnya, umat Muslim biasanya menjalin silaturahmi saat lebaran dengan mengunjungi sanak kerabat, tetangga, atau rekan.

Namun, pada lebaran kali ini umat Muslim diarahkan untuk tinggal di rumah saja.

Silaturahmi di masa pandemi disarankan lewat kontak jarak jauh menggunakan media sosial atau fasilitas telepon.

Kendati tidak berjabat tangan secara langsung atau melakukan kontak fisik, silaturahmi dan rasa terhubung ini penting.

Selain untuk merasakan perayaan Idul Fitri, dengan terhubung Anda juga terhindar dari kesepian yang berbahaya bagi kesehatan.

Baca juga: Bagaimana Dampak Stres Pandemi Corona pada Kesehatan Mental dan Fisik?

4. Bagi-bagi uang

Ilustrasi uang, menabung. SHUTTERSTOCK Ilustrasi uang, menabung.
Salah satu tradisi yang lekat dengan Idul Fitri adalah membagi-bagikan uang tunai kepada anak-anak.

Semasa pandemi corona, tradisi bagi-bagi uang yang dikenal dengan istilah "fitrah" ini perlu dievaluasi.

Pasalnya, uang tunai yang belum terjamin kebersihannya dapat menjadi medium penularan kuman, termasuk virus corona.

Memberi semasa pandemi ini perlu sedikit modifikasi. Caranya dengan menyalurkannya lewat lembaga resmi atau melalui berderma secara nontunai lewat transfer dll.

Memberi di masa pandemi juga penting untuk membantu orang sekitar yang terdampak krisis kesehatan global ini.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.