Kompas.com - 21/06/2020, 12:12 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Memilih waktu tidur siang yang kurang tepat bisa bikin tak enak badan, pusing, dan rentan susah tidur di malam hari.

Padahal, tidur siang yang pas memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.

Melansir Live Strong, beberapa manfaat tidur siang yang utama antara lain:

  • Mencegah penyakit jantung dan stroke
  • Menjaga daya tahan tubuh
  • Menajamkan pikiran
  • Memperkuat daya ingat dan konsentrasi

Baca juga: 4 Tips Tidur Siang yang Baik untuk Jaga Daya Tahan Tubuh

Anda yang belum terbiasa tidur siang dan tidak punya masalah susah tidur di malam hari bisa mulai membangun rutinitas yang baik ini.

Seperti dilansir laman resmi Sleep Foundation, ada tiga jenis tidur siang yang biasa dilakukan, yakni:

  • Tidur siang terencana: tidur siang dengan jadwal yang sudah Anda tentukan sebelumnya
  • Tidur siang darurat: tidur siang spontan saat Anda merasa lelah tiba-tiba
  • Tidur siang kebiasaan: tidur siang yang sudah menjadi rutinitas sehari-hari (biasanya kebiasaan semasa anak-anak)

Baca juga: Tidur Siang Memengaruhi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Baiknya?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jam tidur siang yang baik

Waktu yang paling tepat untuk tidur siang berbeda-beda bagi setiap orang. Hal itu sangat tergantung pada situasi dan kondisi Anda masing-masing.

Melansir laman resmi National Sleep Foundation, jam tidur siang terbaik bagi setiap orang bisa disesuaikan dengan waktu bangun tidur dan jam makan siang.

Jika waktu makan siang terlalu dekat dengan jam tidur siang, kadar gula dan energi belum menurun. Dalam kondisi tersebut, secara alami tubuh Anda belum siap untuk tidur.

Apabila jam tidur siang molor terlalu sore, jadwal tidur di malam hari rentan ikut molor sehingga Anda jadi susah tidur.

Baca juga: Bayar Utang Tidur di Akhir Pekan Rusak Kesehatan, Bagaimana Baiknya?

Pastikan untuk bangun tidur siang sebelum pukul tiga sore agar Anda tidak terlambat berangkat tidur di malam hari.

Salah satu cara terbaik memilih jam tidur siang yang baik adalah menyesuaikannya dengan jam bangun tidur.

Misalkan Anda bangun pukul tujuh pagi, Anda bisa mulai tidur siang pada pukul dua siang.

Apabila Anda bangun pukul enam pagi, jadwal tidur siang yang ideal sekitar pukul setengah dua siang.

Sedangkan ketika Anda bangun pukul setengah delapan pagi, jam tidur siang bisa mulai pukul setengah tiga sore.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Bangun Pagi Lebih Sehat Daripada Bangun Siang?

Lamanya tidur siang

Ilustrasi tidur siang menggunakan hammockpetrenkod Ilustrasi tidur siang menggunakan hammock
Tak hanya terkait jam tidur siang yang baik, agar istirahat siang berkualitas, lamanya tidur juga perlu diatur.

Melansir Insider, psikiater sekaligus pendiri Menlo Park Psychiatry & Sleep Medicine di California AS, Alex Dimitriu, MD, menyebut tidur siang sebaiknya cukup 20-30 menit.

Tidur siang selama 30 menit dapat membuat suasana hati lebih baik dan meningkatkan daya ingat.

Namun hati-hati, tidur siang yang kelewat singkat di bawah 10 menit justru dapat meningkatkan gejala kelalahan, mudah marah, tidak bersemangat, dan membuat kantuk datang lagi.

Jika waktu tidur siang lebih dari 30 menit, tidur siang Anda jadi lebih mendalam. Saat bangun, Anda bisa jadi pusing dan merasa lelah.

Agar durasi tidur benar-benar pas, ada baiknya Anda memasang alarm. Apabila keinginan tidur siang tak kunjung datang, coba beraktivitas untuk menguras energi.

Baca juga: 3 Tips Relaksasi Agar Cepat Tidur Bagi Penderita Insomnia

Cukup dua kali seminggu

Kendati tidur siang baik untuk menjaga kesehatan, namun frekuensinya jangan berlebihan.

Ahli menyarankan agar Anda tidur siang cukup dua kali seminggu. Terlalu banyak tidur siang justru bisa membahayakan kesehatan jantung.

Khusus bagi Anda yang waktu tidur malamnya kurang dari tujuh jam atau punya utang tidur, Sleep Foundation menyarankan Anda tidur siang dua kali sehari.

Anda bisa memilih waktu pagi dan menjelang sore hari. Masing-masing durasinya 30 menit.

Dengan menambah jadwal tidur siang tersebut, tingkat stres dan daya tahan tubuh bisa tetap terjaga.

Khusus pekerja sif malam atau orang yang terpaksa begadang, coba tidur siang setengah jam dan tidur setengah jam lagi saat istirahat malam.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
Klaustrofobia

Klaustrofobia

Penyakit
Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.