Kompas.com - 29/06/2020, 15:00 WIB

3. Konsumsi obat tertentu

Konsumsi obat-obat tertentu seperti pirazinamid (obat anti-tuberkulosis), obat diuretik atau HCT, dan salisilat dapat menyebabkan pembuangan asam urat sangat berkurang.

Hal ini bisa terjadi akibat ketidakmampuan ginjal dalam mengeluarkan asam urat yang berlebih dari dalam tubuh.

Sementara, pengelurahan melalui usus mungkin juga berkurang.

4. Dalam keadaan kelaparan

Kondisi kelaparan seperti sedang puasa, diet terlalu ketat dan ketosis bisa menimbulkan pembuangan asam urat sangat berkurang.

Pada kondisi ini, kekurangan kalori tubuh dipenuhi dengan membakar lemak tubuh. Zat keton yang terbentuk dari pembakaran lemak, akan menghambat keluarnya asam urat melalui ginjal.

Akibatnya, kadar asam urat di dalam darah meningkat atau terjadi hiperurisemia.

5. Keracunan kehamilan

Keracunan kehamilan pada ibu hamil (toksemia) atau mungkin juga keracunan makanan bisa juga menyebabkan pembuangan asam urat sangat berkurang.

Baca juga: 9 Buah untuk Mengobati Asam Urat

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.