Kompas.com - 12/07/2020, 19:32 WIB
ilustrasi jerawat di ketiak shutterstock/Monning27ilustrasi jerawat di ketiak

KOMPAS.com - Jerawat adalah benjolan yang terbentuk karena pori-pori atau kelenjar keringat tersumbat dan terinfeksi bakteri.

Jerawat tak hanya muncul di area wajah. Namun juga bisa tumbuh di area sensitif seperti ketiak.

Melansir Healthline, jerawat di ketiak umumnya tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Baca juga: Ingin Memutihkan Ketiak dengan Jeruk Nipis, Begini Baiknya...

Masalah kulit ini terkadang hanya muncul sebagai benjolan kecil di kulit.

Tapi, ada juga jenis jerawat di ketiak terasa sakit, meradang, disertai rasa gatal dan tak nyaman.

Jika jerawat di ketiak terasa sakit dan mengeluarkan cairan, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter.

Jerawat di ketiak bisa disebabkan banyak hal. Berikut beberapa jenis penyebab dan cara mengatasinya:

1. Iritasi

Melansir Medical News Today, ketiak adalah salah satu bagian tubuh yang gampang mengalami gesekan kulit karena pakaian ketat, tas, dll.

Gesekan ini menyebabkan peradangan atau iritasi, dan bisa menyumbat pori-pori pemicu jerawat.

Biasanya, jerawat di ketiak karena iritasi ini jamak dialami orang yang banyak berkeringat.

Cara untuk mengatasinya, hindari menggunakan pakaian terlalu ketat, tas ransel, dll yang bisa memicu iritasi.

Baca juga: 6 Cara Menghilangkan Bau Badan Tak Sedap

2. Pisau cukur

Ilustrasi mencukur bulu ketiakshutterstock Ilustrasi mencukur bulu ketiak
Mencukur bulu ketiak rentan menimbulkan gesekan di bagian tubuh ini.

Terutama saat pisau cukur yang digunakan kurang tajam atau tidak steril.

Pisau cukur tersebut bisa memasukkan bakteri lewat celah kecil di kulit yang baru dicukur.

Akibatnya, ketiak rawan terinfeksi dan memicu bisul mirip jerawat.

Kondisi benjolan gatal dan kemerahan karena iritasi tersebut umumnya bisa sembuh dalam hitungan hari.

Cara untuk mengatasinya, pastikan pisau yang digunakan untuk mencukur bulu ketiak steril atau pilih prosedur perawatan ketiak minim iritasi.

Baca juga: 7 Bahan Masker Organik untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

3. Folikulitis

Folikulitis adalah infeksi pada folikel rambut. Infeksi ini terlihat seperti jerawat kemerahan di dekat helai rambut dan mengandung nanah atau darah.

Jika fokikulitis disebabkan bakteri, cara mengatasi jerawat di ketiak bisa dengan antibiotik atau sabun antibakteri.

Untuk mencegah folikulitis, jaga ketiak agar selalu bersih dan bebas bakteri.

Selain itu, cukur bulu ketiak ke arah pertumbuhan rambut agar tidak rentan terinfeksi.

Baca juga: 4 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Membandel Menurut Ahli Dermatologi

4. Dermatitis kontak alergi

Ilustrasi ketiakInnerVisionPRO Ilustrasi ketiak
Dermatitis kontak alergi bisa menyebabkan jerawat di ketiak saat kulit penderita bersentuhan dengan zat pemicu alergi.

Biasanya, pemicu alergi di ketiak adalah deodoran, antiperspiran, sabun, sampai detergen untuk mencuci pakaian.

Dermatitis kontak alergi memicu berupa ruam kemerahan dan rasa sangat gatal.

Di tahap awal, biasanya kulit mengalami jerawat mirip lepuh berisi cairan.

Cara mengatasi jerawat di ketiak karena alergi ini bisa dengan obat antialergi.

Baca juga: Jerawat di Kemaluan Wanita: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

5. Infeksi jamur

Daerah kulit yang lembab seperti ketiak rentan menjadi tempat tumbuhnya jamur.

Infeksi jamur ini sering memicu jerawat berupa benjolan merah (pustula) berisi nanah.

Jerawat di ketiak karena jamur biasa diatasi krim antijamur. Namun, untuk memastikan perawatan yang tepat, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga: Jerawat di Kemaluan Pria, Apakah Bahaya?

6. Hidradenitis suppurativa

.VIA THINKSTOCK .
Penyakit hidradenitis suppurativa adalah masalah kulit jangka panjang yang bisa terjadi di ketiak atau selangkangan.

Gejala hidradenitis suppurativa ditandai dengan tumbuhnya benjolan kemerahan mirip jerawat dan terasa sakit.

Apabila tidak ditangani, benjolan ini bisa berkembang di bawah kulit. Akibatnya, bagian sekitarnya bisa ikut terasa sakit.

Jika masih diabaikan, benjolan ini dapat menyebabkan tumbuhnya jaringan parut parah dan membentuk drainase saluran sinus.

Dokter umumnya mengggunakan beragam cara untuk mengatasi hidradenitis suppurativa.

Di antaranya obat-obatan, mengarahkan penderita untuk menjaga berat badan ideal dan setop rokok, sampai operasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kista Ginjal
Kista Ginjal
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Berat Lahir Rendah

Bayi Berat Lahir Rendah

Penyakit
Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Bagaimana Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah?

Health
Insufisiensi Aorta

Insufisiensi Aorta

Penyakit
10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

Health
Limfoma Non-Hodgkin

Limfoma Non-Hodgkin

Penyakit
Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
Ekolalia

Ekolalia

Penyakit
3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Health
Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.