Kompas.com - 18/07/2020, 12:02 WIB
Ilustrasi bawang putih AmaritaIlustrasi bawang putih

KOMPAS.com – Batuk adalah penyakit yang mudah menyerang siapa saja saat kondisi tubuh lemah.

Beberapa penyebab batuk, di antaranya yakni bisa karena alergi, infeksi virus atau bakteri, asam lambung, atau menjadi gejala penyakit tertentu.

Secara umum, batuk yang menyeran dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni batuk berdahak atau batuk kering.

Baca juga: 9 Tanaman Herbal untuk Mengobati Asam Urat

Ketika mengalami batuk tersebut, beberapa orang memerlukan obat batuk untuk mengurangi rasa gatal pada tenggorokan dan menyembuhkan gejala penyakit yang menyerang.

Namun, apabila ingin mencoba alternatif lain, penderita batuk sebenarnya dapat memanfaatkan obat batuk herbal atau obat batuk alami.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa tanaman atau bahan makanan yang dapat dijadikan sebagai obat batuk herbal:

1. Kencur

Melansir Buku Jus Herbal (2007) oleh Ning Harmanto, rimpang kencur mengandung borneol, methyl-pcumaric acid, cinnamicacid ethtyl-ester pentadecane, cinnamic aldehyde, camphene, dan lain-lain.

Oleh karen kandungannya, kencur memiliki khasiat, antara lain untuk menghangatkan, menghilangkan rasa sakit, memudahkan pengeluaran air dan angina dari tubuh, hingga mengencerkan dahak.

Meski hanya sedikit, kencur segar telah mengandung antibakteri.

Baca juga: 10 Manfaat Kencur, Obati Batuk hingga Turunkan Kolesterol

Selain menjadi obat batuk tradisional, kencur juga punya kegunakan sebagai obat herbal masalah kesehatan lain, seperti:

  • Mengatasi batuk asmatis
  • Bengkak (untuk ditempelkan)
  • Jerawat
  • Nyeri haid
  • Sakit perut saat diare (untuk ditemelkan)
  • Masuk angina
  • Migren
  • Pilek
  • Pegal linu

2. Bawang putih

Melansir Buku 50 Rahasia Alami Meringankan Gejala Batuk-pilek (2005) oleh Raje Airey, bawang putih dapat berkhasiat sebagai antiseptik dan ativirus yang kuat dan sangat baik jika dipadukan dengan madu.

Kombinasi dari dua bahan makanan ini dapat dibuat menjadi sirup yang bermanfaat untuk mencegah dan mengobati gejala batuk-pilek dan influenza.

Minumlah 15 ml atau 1 sendok makan campuran bawang putih dan madu tiga kali sehari untuk mencegah atau mengobati gejala awal batuk-pilek.

Baca juga: Jangan Disepelekan, Ini 6 Manfaat Luar Biasa Konsumsi Bawang Putih

Ramuan ini dapat disimpan selama 2-3 minggu di lemari es.

Cara membuat obat batuk-pilek dari bawang putih, yakni:

  • Siapkan 1 bungkul bawang putih, 300 ml air, ½ buah lemon, 30 ml atau 2 sendok teh madu
  • Cuci dan tumbuk bawang putih, tidak perlu dikupas
  • Letakkan bawang putih dalam panci dengan air
  • Rebus hingga mendidih
  • Tutup panci dan masak dengan api kecil selama 20 menit
  • Tambahkan perasan air lemon dan madu lalu masak selama 2-3 menit
  • Setelah dingin, saringlah ke dalam gelas atau botol kaca yang bersih dan berwarna gelap dengan tutup kedap udara

3. Jeruk nipis

Melansir Buku Tumbuhan Obat & Khasiratnya Seri 1 (2014) oleh Drs. H. Arief Hariana, beberapa bahan kimia yang terkandung dalam jeruk nipis, di antaranya asam sitrat sebanyak 7-7,6 persen, damar lemak, mineral, vitamin B1, sitral limonene, fellandren, lemon kamfer, geranil asetat, cadinen, dan linelin asetat.

Baca juga: 6 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya

Selain itu, jeruk nipis juga bisa mengandung vitamin C sebanyak 27 mg/100 g jeruk, kalsium sebanyak 40 mg/100 g jeruk, dan fosfor sebantak 22 mg.

Oleh karena kandungannya, jeruk nipis dilaporkan memiliki efek farmakologis berupa anti-demam, anti-inflamasi, anti-bakteri, dan mengurangi batuk.

Untuk mengobati batuk, air perasan satu buah bisa diminum begitu saja, atau bisa juga dicampur lebih dulu dengan air kelapa hijau muda.

4. Jahe

Ilustrasi jahe.shutterstock.com/Charoenkrung_Studio99 Ilustrasi jahe.

Jahe juga berkhasiat menghangatkan dan menyegarkan tubuh, sehingga membuatnya menjadi obat yang sangat berguna untuk mengatasi batuk-pilek.

Untuk mendapatkan khasiat tersebut, jahe hanya perlu dikonsumsi dengan cara dijadikan minuman hangat.

Selain dapat mengobati batuk, jahe juga memiliki senyawa bioaktif yang dapat membantu pecegahan gangguan pencernaan dan rasa mual.

Baca juga: Benarkah Jahe Dapat Bantu Turunkan Berat Badan?

5. Kunyit

Melansir Buku Tanaman Obat untuk Influenza (2004) oleh Dra. Herti Maryani & Lusi Kristiana, Apt., rimpang kunyit mengandung minyak atsiri 3-5 persen (turmeron, simen, dan artumeron), kurkumin, pati, tannin, dan damar.

Kandungan kurkumin dan minyak atsiri dalam kunyit dapat berkhasiat untuk membunuh bakteri (bakterisida) dan mengatasi perut kembung.

Selain itu, senyawa itu berkhasiat untuk mengurangi gerakan kontraksi usus sehingga dapat mencegah diare dan memperlancar pengeluaran cairan empedu.

Dalam bentuk ramuan sendiri, kunyit sering digunakan sebagai obat pereda batuk dan antikejang.

Baca juga: 15 Manfaat Kunyit, Obat Demam hingga Anti Racun

Rimpang kunyit bahkan berkhasiat sebagai obat demam, obat sesak napas, dan obat radang hidung.

Untuk mengobati batuk, kunyit bubuk bisa dikonsumsi dengan cara lebih dulu dicampur dengan susu hangat. Ramuan ini dapat diminum sebelum tidur.

6. Jintan

Ilustrasi daun tanaman bangun-bangun atau daun jintan Ilustrasi daun tanaman bangun-bangun atau daun jintan

Bagian tanaman jintan yang dapat digunakan sebagai obat adalah daun dan biji.

Jintan mengandung minyak atsiri 0,2 persen (terdiri dari karbakrol, isopropil-o-kresol, fenol, sineol), dan senyawa kalium.

Daun jintan bisa dimanfaatkan sebagai ramuan untuk meredakan batuk.

Tak hanya itu, tanaman herbal ini bahkan bisa untuk mengobati encok, melegakan napas yang sesak, dan sebagai karminatif.

Baca juga: 13 Cara Mengobati Rematik Secara Alami

Buah dan biji jintan juga bisa digunakan untuk meredakan batuk rejan dan menghilangkan panu.

Untuk menjadi obat batuk, jintan perlu dicampur dengan bahan lain.

Berikut cara yang disarankan:

  • Siapkan 10 helai daun jintan, 3-5 helain daun sirih, 7 buah kapulaga, 1 jari kayu manis, 5 gelas air bersih, dan sedikit gula batu
  • Semua bahan direbus hingga air tersisa separuh
  • Tambahkan gula batu
  • Setelah dingin disaring
  • Silakan diminum setengah gelas, 3 kali sehari

7. Mengkudu

Mengkudu atau pace saai ini dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak khasiat.

Beberapa khasiatnya, yakni:

  • Meghilangkan hawa lembab pada tubuh
  • Mengingkatkan kekuatan tulang
  • Membersihkan darah
  • Meluruhkan kencing (diuretik)
  • Memperlancar keluarnya darah haid (emenagog)
  • Melembukan kulit
  • Membasmi cacing dalam tubuh
  • Sebagai pencahar
  • Meredakan batuk

Hampir semua tanaman mengkudu bisa digunakan sebagai obat. Namun, untuk mengobati batuk, buahnya yang bisa dipakai.

Buah mengkudu memiliki sifat antivirus untuk membantu menghilangkan batuk, demam, dan sakit flu.

Untuk mengobati batuk, buah mengkudu bisa dikonsumsi dengan cara dibuat jus.

Karena aromanya mungkin tak akan sedap, jus mengkudu bisa juga dikonsumsi dengan dicampur buah lain seperti nanas.

Baca juga: 4 Jenis Tanaman Herbal untuk Alternatif Atasi Perut Buncit

8. Pegagan

Ilustrasi PegaganKompas.com Ilustrasi Pegagan

Daun pegagan mengandung alkaloida, saponin, flavonoid, dan polifenol.

Oleh karena kandungannya, daun pegagan diyakini berkhasiat sebagai peluruh air seni, obat sariawan, obat penurun panas, penambah nafsu makan, hingga obat batuk kering.

9. Daun peppermint

Daun peppermint dapat dimanfaatkan sebagai obat batuk herbal.

Hal ini dikarenakan, daun peppermint mengandung mentol yang dapat menenangkan tenggorokan dan bertindak sebagai dekongestan atau pemecah lendir.

Untuk menjadikan peppermint sebagai obat batuk alami, daun tanaman ini dapat disajikan dalam bentuk minuman teh peppermint.

Baca juga: Jenis-jenis Obat Batuk Berdahak dan Obat Batuk Kering

10. Belimbing wuluh

Ilustrasi: belimbing wuluh menjadi salah satu bahan bumbu yang banyak didapatkan di Indonesia.www.shutterstock.com Ilustrasi: belimbing wuluh menjadi salah satu bahan bumbu yang banyak didapatkan di Indonesia.

Belimbing wuluh dapat bermanfaat sebagai obat batuk herbal.

Melansir Buku Pintar Tanaman Obat (2008) oleh Redaksi Agromedia, senyawa aktif pada belimbing wuluh bersifat antipertik dan antiradang.

Dengan begitu, belimbing wuluh dianggap memiliki ragam khasiat, seperti mengobati batuk, batuk rejan, beguk, encok, sariawan, hipertensi, diabetes mellitus, demam, radang poros usus, sakit perut, gondok, hingga dapat memperbanyak keluarnya cairan empedu dan menghilangkan jerawat.

11. Madu

Ilustrasi maduALLEKO Ilustrasi madu

Melansir Medical News Today, sebuah studi membandingkan anak-anak batuk yang diberi madu dan obat batuk jenis dextromethorphan.

Penelitian tersebut mengungkap, obat batuk herbal berupa madu terbukti lebih memberikan efek lega di tenggorokan ketimbang dextromethorphan.

Baca juga: 9 Tanaman Herbal untuk Mengobati Batuk

Cara menggunakan madu untuk mengobati batuk herbal cukup mudah.

Campurkan dua sendok teh madu dengan air hangat atau teh herbal.

Minum ramuan obat batuk herbal ini sekali atau dua kali sehari untuk meredakan gejala batuk.

12. Nanas

Beberapa orang mungkin menganggap nanas bisa menjadi pemicu batuk karena rasanya yang asam dan kuat. Tapi, buah ini memiliki efek sebaliknya.

Melansir Health Line, nanas mengandung enzim bromelain yang memiliki khasiat antiperadangan serta bisa memecah lendir dan mengeluarkannya dari tubuh.

Untuk memanfaatkan nanas sebagai obat batuk herbal, konsumsi buah ini sampai ke bagian tengah atau inti buah.

Namun, konsumsi nanas ini tidak dianjurkan bagi mereka yang tengah mengonsumsi obat pengencer darah dan antibiotik tertentu karena dapat memicu efek samping kurang baik.

Baca juga: 7 Manfaat Nanas untuk Kesehatan

Sementara itu, jika konsumsi ragam obat batuk herbal ini ternyata tidak memberikan efek penurunan gejala batuk hingga 2 minggu, lebih baik segera berkonsultasi dengan dokter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.