Kompas.com - 18/07/2020, 18:03 WIB
Ilustrasi anemia shutterstockIlustrasi anemia

KOMPAS.com - Kondisi saat kadar hemoglobin (Hb) menurun dapat menyebabkan kelelahan, lemah, sesak napas, sakit kepala, dll.

Apabila kadar hemoglobin turun secara signifikan, kondisi kurang darah disebut anemia.

Melansir NDTV, hemoglobin adalah protein kaya zat besi di dalam sel darah merah. Zat ini berguna untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Baca juga: Anemia: Gejala dan Cara Mengatasi

Kadar hemogloblin normal bervariasi sesuai usia dan jenis kelamin.

Pria dewasa normalnya memiliki 13,5-17,5 gram per desiliter hemoglobin.

Sedangkan wanita dewasa normalnya memiliki 12-15,5 gram per desiliter hemoglobin.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

4 Jenis Makanan Penambah Hemoglobin (Hb) Darah
Rendahnya kadar hemoglobin dalam darah bisa diatasi dengan mengonsumsi beberapa jenis asupan.
Bagikan artikel ini melalui

Melansir Medical News Today, gejala hemoglobin rendah atau kurang darah di antaranya:

  • Detak jantung tidak beraturan
  • Kulit wajah pucat
  • Kelelahan
  • Lemah
  • Sakit kepala

Baca juga: 6 Cara Mencegah Penyakit Anemia

Kekurangan hemoglobin bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan penambah Hb darah.

Berikut beberapa jenis makanan penambah hemoglobin untuk kurang darah:

1. Makanan kaya zat besi

Ilustrasi makanan yang mengandung zat besipiotr_malczyk Ilustrasi makanan yang mengandung zat besi
Minimnya asupan zat besi adalah salah satu penyebab utama kekurangan hemoglobin dalam darah.

Zar besi berfungsi meningkatkan produksi hemoglobin, serta mengatasi kurang darah dengan memproduksi lebih banyak sel darah merah.

Beberapa makanan kaya zat besi di antaranya:

  • Daging dan ikan
  • Produk kedelai termasuk tahu, tempe, edamame
  • Telur
  • Kurma
  • Brokoli, kangkung, bayam
  • Kacang hijau, kacang-kacangan, biji-bijian
  • Buah bit

Baca juga: Cara Membuat Jus Buah Bit untuk Atasi Anemia

2. Makanan kaya folat dan asam folat

Jeruk, salah satu buah yang kaya asam folat (Dok. Shutterstock) Jeruk, salah satu buah yang kaya asam folat (Dok. Shutterstock)
Folat dan asam folat adalah jenis vitamin B yang diperlukan untuk membuat sel darah merah dalam tubuh.

Tubuh menggunakan vitamin ini untuk menghasilkan heme, komponen hemoglobin yang membantu mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Jika kekurangan folat dan asam folat, sel darah merah seseorang tidak bisa matang.

Dampaknya, seseorang bisa sampai anemia dan kadar hemoglobinnya rendah.

Beberapa makanan kaya folat dan asam folat di antaranya:

  • Daging sapi dan ikan
  • Bayam
  • Nasi
  • Pisang
  • Kacang polong
  • Kacang merah
  • Alpukat
  • Selada
  • Jeruk

Baca juga: Waspada, Suka Makan Es Batu Berisiko Rusak Gigi dan Tanda Anemia

3. Makanan kaya vitamin C

Ilustrasi vitamin CSHUTTERSTOCK/Pixelbliss Ilustrasi vitamin C
Mengonsumsi zat besi penting untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah.

Untuk memaksimalkan penyerapan zat besi, seseorang membutuhkan asupan kaya vitamin C.

Beberapa jenis makanan kaya vitamin C yang bisa mengoptimalkan penyerapan zat besi di antaranya:

  • Jeruk dan lemon
  • Stroberi
  • Sayuran hijau
  • Tomat
  • Paprika
  • Semangka
  • Jambu

Baca juga: 10 Daftar Buah dan Sayur dengan Kandungan Vitamin C Tertinggi

4. Makanan kaya vitamin A

Ilustrasi wortel. Ilustrasi wortel.
Selain vitamin C, vitamin A juga berperan dalam membantu penyerapan zat besi.

Konsumsi suplemen vitamin A berlebihan bisa berbahaya bagi tubuh.

Dampaknya bisa menyebabkan nyeri sendi dan tulang, sakit kepala, sampai meningkatkan tekanan di otak.

Untuk itu, Anda lebih disarankan mengonsumsi makanan kaya vitamin A yang lebih alami. Beberapa di antaranya:

  • Wortel
  • Ubi jalar
  • labu
  • Mangga
  • Ikan
  • Hati
  • Kale, bayam, kankung
  • Paprika merah
  • Semangka dan blewah

Jika sudah mengonsumsi beragam jenis makanan penambah Hb darah namun kadar hemoglobin tak kunjung membaik, segera konsultasi ke dokter.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Penyakit Liver?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Penyakit Liver?

Health
Mata Lelah

Mata Lelah

Penyakit
Ciri Sakit Kepala yang Mengarah pada Gejala Tumor Otak

Ciri Sakit Kepala yang Mengarah pada Gejala Tumor Otak

Health
Konjungtivis (Mata Merah)

Konjungtivis (Mata Merah)

Penyakit
15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

Health
Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.