Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/07/2020, 19:30 WIB

Namun, jika kista ovarium sudah besar, pecah, atau pasokan darah ke ovarium sudah terhambat, penderita bisa merasakan sakit mirip gejala kanker ovarium stadium akhir. Antara lain:

  • Nyeri panggul seperti ditusuk benda tajam di perut bagian bawah
  • Perut tak nyaman seperti kembung dan begah
  • Cepat merasa kenyang padahal makan baru sedikit
  • Tidak selera makan
  • Susah BAB dan kencing
  • Ingin sering kencing
  • Sakit saat berhubungan seks
  • Haid sangat sakit, banyak, atau tidak teratur
  • Demam atau muntah

Siapa saja yang merasakan gejala di atas harus segera ke dokter. Jika dibiarkan, kista ovarium bisa menimbulkan komplikasi serius sampai mengancam jiwa.

Baca juga: Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium Akhir

Diagnosis kista atau kanker ovarium

Untuk menentukan diagnosis seseorang menderita kista atau kanker ovarium, dokter umumnya akan melakukan pemeriksaan fisik dan ultrasonografi (Usg).

Jika dokter mencurigai kista tersebut kanker, dokter umumnya merekomendasikan tes darah antigen kanker (CA 125).

Tingginya kadar CA 125 di dalam darah bisa jadi tanda kanker ovarium.

Kendati demikian, tidak semua orang dengan kadar CA 125 tinggi pasti menderita kanker ovarium. Kondisi lain juga bisa membuat kadar CA 125 melonjak.

Di antaranya infeksi panggul, fibroid, endometriosis, dan memasuki siklus menstruasi.

Untuk memastikan penyebab kadar CA 125 melonjak karena kanker atau bukan, dokter jamak melakukan biopsi atau pengambilan sampel jaringan kista atau tumor untuk dianalisis.

Baca juga: 8 Ciri-ciri Kanker Payudara Tahap Awal, Tak Selalu Benjolan

Cara mengatasi kista ovarium dan kanker ovarium

Melansir Healthline, di banyak kasus kista ovarium bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Jika penderita memiliki kista ovarium yang tidak hilang dengan sendirinya, atau kista menyebabkan sakit, dokter biasanya merekomendasikan pengangkatan dengan pembedahan.

Prosedur ini bisa dilakukan tanpa merusak ovarium atau memengaruhi kesuburan.

Jika penderita didiagnosis menderita kanker ovarium, dokter bisa merekomendasikan satu atau beberapa jenis perawatan seperti kemoterapi, radiasi, atau operasi.

Tidak ada cara untuk mencegah kista ovarium. Untuk itu, begitu memasuki usia produktif dan aktif secara seksual, ada baiknya wanita rutin memeriksaan kesehatan reproduksinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com