Kompas.com - 06/08/2020, 07:30 WIB
Ilustrasi makan berlebihan shutterstockIlustrasi makan berlebihan

KOMPAS.com - Akhir pekan biasanya dijadikan alasan banyak orang untuk "libur" dari makan sehat.

Banyak orang mengonsumsi makanan apapun yang diinginkannya saat akhir pekan tanpa peduli berat badan atau kondisi kesehatannya.

Menurut ahli diet dari Cleveland Clinic Lauren Sullivan, hal ini memang wajar terjadi.

"Setelah hampir seminggu melakukan diet ketat, banyak orang merasa stres dan melampiaskannya dengan makan apa pun yang dia mau saat akhir pekan," ucap Sullivan.

Makan berlebihan, meski hanya akhir pekan, justru membuat diet yang susah payah yang kita lakukan hanya sia-sia.

Apalagi, kita cenderung memilih makanan tak sehat saat memutuskan untuk libur sementara dari diet.

Gejala sembelit penting dikenali untuk mendukung upaya diagnosis dini dan pengobatan sesegera mungkin gangguan pencernaan ini.

"Banyak orang menyebut ini momen cheating days sehingga mereka merasa bebas untuk makan apa pun saat akhir pekan," ucapnya.

Baca juga: Kabar Bahagia, Diet Sehat Bantu Tekan Risiko Kanker Prostat

Meski demikian, melakukan cheating days bukan berarti kita bisa makan apapun secara berlebihan.

Sayangnya, momen akhir pekan membuat banyak orang sulit untuk mengontrol nafsu makan mereka sehingga cenderung makan banyak meski perut telah kenyang.

Lalu, bagaimana cara mengontrol nafsu makan berlebihan saat akhir pekan?

Berikut tips cegah makan berlebihan saat akhir pekan:

1. Hindari makanan tak sehat

Saat melakukan cheating days, banyak orang memilih makanan tak sehat. Kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena bisa memicu makan berlebihan.

"Makan berlebihan bisa memicu kembung dan sakit perut. Bahkan, ini bisa meningkatkan risiko gangguan makan," kata Sullivan.

Ketika kita tergoda untuk makan tak sehat dan berlebihan saat akhir pekan, segera alihkan pikiran.

Pasalnya, makan terlalu banyak akan menyulitkan pencernaan dan membuat tubuh menyimpannya sebagai lemak.

Untul mengalihkan pikiran dari makanan, kita bisa menggunakan momen akhir pekan untuk berlibur, seperti pergi ke pantai atau ke taman kota.

2. Makan dengan teknik mindful

Makan dengan mindful bisa kita lakukan dengan mengonsumsi makanan secara perlahan dan menikmati setiap tekstur, aroma, dan rasa makanan yang masuk ke mulut.

"Cara ini akan membuat tubuh lebih peka saat merasa kenyang dan langsung berhenti makan saat sudah merasa cukup," ucap Sullivan.

Makan dengan mindful juga akan membuat kita bisa menyiapkan diri untuk rencana makan ke depan.

Misalnya, ketika kita akan makan malam yang lebih mewah, kita bisa mengonsumsi makanan dalam porsi kecil dan ringan atau meningkatkan aktivitas di siang hari.

Baca juga: Tips Sarapan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan

3. Tetap konsisten

Menurunkan berat badan bukan hanya memperhatikan apa yang kita makan tetapi juga konsisten denganpola makan kita.

"Banyak orang memutuskan untuk tidak makan saat siang hari sehingga merasa sangat lapar di malam hari, yang membuat nafsu makan semakin meningkat," kata Sullivan.

Daripada menahan lapar saat siang hari, sebaiknya kita konsisten dengan mengonsumsi menu sarapan yang sehat dan seimbang.

Kita juga tidak disarankan melewatkan jam makan karena konsisten dengan jam makan yang sudah kita atur akan memberi lebih banyak kendali dalam diri kita.

4. Lakukan kebiasaan sehat

Mempraktikan kebiasaan sehat akan membantu kita menurunkan nafsu makan.

"Riset sudah membuktikan makanan kaya gula bisa memicu peningkatan obsitas hingga 80 persen," ucap Sullivan.

Salah satu cara untuk menghindari hal ini adalah dengan menghindari kalori dan gula tambahan.

Kita juga bisa menambahkan asupan buah dan sayur sebagai rutinitas makan harian.

Menurut Sulivan, kebiasaan sehat semacam ini akan membuat kita kenyang lebih lama dan menekan nafsu makan.

5. Makan perlahan

Saat kita makan, otak dan perut terkoneksi dengan cukup lambat.

Menurut Sullivan, diperlukan sekitar 20 hingga 25 menit agar otak mampu memberi sinyal rasa kenyang pada tubuh kita.

Ketika kita makan terlalu cepat, kita tidak bisa mengenali sinyal rasa kenyang yang memicu makan berlebihan.

Itu sebabnya, sebaiknya kita kunyah makanan kita secara perlahan agar tubuh bisa dengan mudah mengenali sinyal rasa kenyang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

Health
Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma

Penyakit
4 Tanda Lever Bermasalah

4 Tanda Lever Bermasalah

Health
Insufisiensi Vena Kronis

Insufisiensi Vena Kronis

Penyakit
Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Health
3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

Health
10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

Health
Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Health
Hipersalivasi (Ptyalism)

Hipersalivasi (Ptyalism)

Penyakit
Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Health
Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Health
14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

Health
Tetanus

Tetanus

Penyakit
17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

Health
VIPoma

VIPoma

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.