Kompas.com - 13/09/2020, 15:02 WIB
Ilustrasi sakit kepala g-stockstudioIlustrasi sakit kepala

KOMPAS.com – Penyakit radang otak atau ensefalitis adalah peradangan yang terjadi pada jaringan otak.

Melansir Health Line, penyebab radang otak tersering adalah infeksi virus.

Dalam kasus yang jarang terjadi, radang otak bisa disebabkan oleh bakteri atau bahkan jamur.

Baca juga: Kenali Pusing yang Bisa Jadi Gejala Kanker Otak

Penyakit ensefalitis ini dapat dibagi menjadi dua tipe utama, yakni primer dan sekunder.

Radang otak primer terjadi ketika virus secara langsung menginfeksi otak dan sumsum tulang belakang.

Sedangkan, ensefalitis sekunder terjadi ketika infeksi dimulai di tempat lain di tubuh, baru kemudian menyebar ke bagian otak.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

7 Gejala Radang Otak yang Perlu Diwaspadai
Kenali beragam gejala radang otak sebagai langkah antisipasi penyakit ini menjadi semakin parah dan sulit untuk disembuhkan.
Bagikan artikel ini melalui

Gejala radang otak

Melansir Mayo Clinic, secara umum, anak kecil dan orang lanjut usia (lansia) berisiko lebih besar terkena radang otak akibat virus.

Beberapa kasus radang otak bersifat akut, jangka pendek, dan berpotensi dapat disembuhkan.

Sementara, jenis peradangan lainnya bersifat kronis dan dapat terus menyebabkan kerusakan.

Kondisi ini bisa jadi kumulatif dan tidak mudah disembuhkan seperti penyakit Alzheimer.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X