Kompas.com - 26/09/2020, 19:33 WIB
Bakteri Neisseria gonorrhoeae, penyebab infeksi menular seksual Gonore. Bakteri Neisseria gonorrhoeae, penyebab infeksi menular seksual Gonore.

2. Bisa jadi pintu penularan penyakit

Kendati kondom bekas pakai sudah dibersihkan, tidak ada jaminan alat kontrasepsi tersebut benar-benar steril digunakan.

Menurut Dr. Nina Carroll dari Your Doctor's Online, awam sulit mengetahui apakah kondom bekas pakai benar-benar sudah bersih dari virus, bakteri, atau kuman biang infeksi menular seksual.

"Ukuran kuman yang menempel di kondom sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Anda tak bisa melihatnya dengan mata telanjang," jelas Dr. Carrol seperti dilansir dari Healthline.

Alih-alih menawarkan perlindungan, kondom bekas yang sudah dicuci tetap rentan jadi pintu penularan penyakit, terutama infeksi menular seksual.

Baca juga: Idealnya, Sperma Harus Keluar Berapa Kali dalam Seminggu?

3. Kondom rentan longgar dan terlepas

Ilustrasi kondomShutterstock Ilustrasi kondom
Kondom biasanya terbuat dari bahan lateks yang sangat tipis, poliisoprena, atau poliuretan.

Alat kontrasepsi dirancang bisa melar untuk memudahkan pemakaian, namun tidak gampang terlepas setelah dipasang.

Efektivitas kondom juga sangat tergantung pas atau tidaknya saat digunakan.

Kondom bekas yang sudah dicuci lalu digunakan kembali rentan melar dan meningkatkan kemungkinan kondom terlepas.

Jika kondom terlepas saat berhubungan seks, alat kontrasepsi ini tidak ada artinya lagi. 

Setelah mengetahui bahaya menggunakan kondom bekas yang sudah dicuci, pastikan Anda hanya menggunakan kondom baru jika ingin berhubungan seks dengan pasangan.

Selain itu, pastikan kondom digunakan dengan cara yang benar, agar bisa memberikan proteksi optimal saat berhubungan seks. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.