Kompas.com - 28/09/2020, 06:05 WIB

KOMPAS.com - Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak du dunia ini.

Data Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) juga menyebut penyakit jantung sebagai penyebab utama kematian bagi sebagian besar populasi dunia.

Meski penyakit ini tergolong mematikan, namun kita bisa meminimalisir risikonya.

Baca juga: Mulai Rajin Olahraga Kok Malah Berat Badan Meningkat?

Jenis-jenis penyakit jantung

Banyak orang mengira penyakit jantung sama dengan penyakit kardiovaskular.

Faktanya, penyakit jantung mengacu pada masalah dan kelainan bentuk pada organ jantung itu sendiri.

Beberapa penyakit dan kondisi yang tergolong penyakit jantung antara lain sebagai berikut:

- Aritmia

Aritmia adalah kelainan irama jantung.

- Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah pengerasan pembuluh darah.

- Kardiomiopati

Kondisi ini menyebabkan otot jantung mengeras atau menjadi lemah.

- Cacat jantung bawaan

Cacat jantung bawaan adalah kelainan jantung yang terjadi sejak lahir.

- Penyakit arteri koroner

Penyakit arteri koroner disebabkan oleh penumpukan plak di arteri jantung. Penyakit ini juga bisa disebut penyakit jantung iskemik.

- Infeksi jantung

Infeksi jantung dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit.

Penyebab

Penyakit jantung disebabkan oleh adanya kerusakan pada organ jantung, arteri koroner, atau kurangnya suplai nutrisi dan oksien ke jantung.

Penyakit jantung, seperti seperti kardiomiopati hipertrofik, juga bisa terjadi karena faktor genetik.

Ada banyak faktor yang bisa memicu penyakit jantung. Kabar baiknya, sebagian besar risiko tersebut bisa kita kontrol.

Berikut beberapa faktor risiko yang memicu penyakit jantung:

  • tekanan darah tinggi
  • ketidakseimbangan kadar kolesterol
  • merokok
  • obesitas
  • gaya hidup pasif.

Baca juga: Penyebab Tumor Otak dan Faktor Risikonya

Pencegahan penyakit jantung

Faktor risiko penyakit jantung yang ebrsifat genetik memang tidak bisa kita kontrol.

Namun, sebagian besar bisa ktia kontrol dengan melakukan langkan berikut:

1. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Kita bisa melakukannya dengan mengonsumsi makanan rendah lemak dan tinggi serat.

Selain itu, pastikan untuk mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran segar setiap hari.

Kita juga harus meningkatkan asupan biji-bijian dan kurangi konsumsi garam dan gula. Hindari pula konsumsi lemak tak jenuh karena bisa memicu penyakit jantung.

2. Olahraga teratur

Olahraga teratur membantu memperkuat jantung dan sistem peredaran darah, menurunkan kolesterol, dan menjaga tekanan darah.

3. Hindari merokok

Merokok merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan kardiovaskular.

Riset dalam jurnal BMJ membuktikan merokok setiap hari, meski hanya satu batag saja, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung secara signifikan.

4. Rutin cek kesehatan

Cek kesehatan rutin sangat penting untuk mengetahui adanya faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes, yang bisa memicu penyakit jantung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.