Kompas.com - 03/10/2020, 19:37 WIB
Ilustrasi lari ShutterstockIlustrasi lari

KOMPAS.com - Selain meningkatkan rasa percaya diri, punya tubuh ideal telah terbukti meminimalisir risiko berbagai penyakit kronis.

Bahkan, kelebihan berat badan juga bisa berdampak negatif kehidupan seksual kita.

Data dari Web MD menyebutkan, kelebihan berat badan atau obesitas bisa memicu disfungsi ereksi.

Data tersebut menyebut peningkatan ukuran pinggang hanya 2,5 centimeter saja telah menurunkan kadar testeron pria sebesar 75 persen.

Padahal, kadar testeron yang rendah bisa memicu disfungsi ereksi.

Baca juga: Vaginismus: Gejala, Penyebab, hingga Cara Mengatasinya

Kaitan Obesitas dan disfungsi ereksi

Ada banyak faktor yang bisa memicu disfungsi ereksi, salah satunya obesitas.

Obesitas dapat meningkatkan risiko hipertensi, diabetes mellitus, hiperkolesterolemia, hipertrigliseridemia dan peradangan. 

Semua jenis penyakit tersebut dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, menurunkan testosteron dan menyebabkan peradangan umum di tubuh yang dapat memicu disfungsi ereksi.

Selain itu, pria yang mengalami obesitas cenderung memiliki kadar kolesterol yang tinggi. hipertensi,penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.

Hal ini terjadi karena obesitas bisa merusak lapisan dalam pembuluh (endotelium). Kerukapan lapisan dalam pembuluh ini bisa menghambat aliran darah ke penis.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X