KOMPAS.com - Stroke adalah serangan otak yang membuat pasokan darah ke bagian organ vital tersebut terganggu atau berkurang.
Ketika pasokan darah ke otak terhambat karena jalur pembuluh darah tersumbat atau pecah, jaringan otak bakal kekurangan oksigen dan nutrisi.
Dampaknya, sejumlah sel-sel di otak akan mati dan menimbulkan beragam gejala penyakit.
Baca juga: Cara Mengatasi Stroke Ringan
Melansir Mayo Clinic, beberapa gejala stroke di antaranya:
Jika ada beberapa gejala stroke di atas, segara cari pertolongan medis darurat.
Setiap menit berarti. Semakin terlambat penanganan stroke, potensi kerusakan otak akan semakin besar.
Baca juga: Gejala Stroke yang Pantang Diabaikan
Mengingat bahaya stroke yang bisa mengancam jiwa, kenali beberapa penyebab stroke dan faktor risikonya yang perlu diwaspadai sebagai berikut:
Melansir WebMD, penyebab stroke paling umum adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Diskusikan dengan dokter apabila hasil pengukuran tekanan darah kerap di atas 140/90 mmHg.
Apabila tidak dikontrol, kondisi tersebut lambat laun bisa menyebabkan stroke sampai serangan jantung.
Pasalnya, nikotin yang terkandung dalam tembakau dapat meningkatkan tekanan darah naik.
Tak berhenti di situ, asap rokok juga bisa meningkatkan penumpukan lemak di pembuluh darah arteri.
Selain itu, kebiasaan merokok dan mengonsumsi tembakau juga dapat membuat darah menggental dan mudah menggumpal.
Beberapa jenis penyakit jantung juga bisa jadi biang penyakit stroke.