Alergi Dingin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Kompas.com - 11/10/2020, 10:31 WIB
Ilustrasi kedinginan, menggigil. Ilustrasi kedinginan, menggigil.

KOMPAS.com - Umumnya, seseorang mengalami alergi karena makanan tertentu atau paparan zat kimia. Namun, adapula yang mengalami alergi karena cuaca dingin.

Alergi cuaca dingin biasanya hanya menimbulkan gejala ringan seperti gatal, ruam merah, atau bengkak di area tubuh tertentu.

Akan tetapi, alergi dingin juga bisa memicu anafilaksis yang mengancam nyawa.

Dalam istilah medis, alergi dingin biasanya disebut Cold urticaria.

Baca juga: 4 Cara Atasi Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat

Gejala

Cold urticaria bisa memicu rasa gatal dan pembengkakan di area tertentu, seperti bibir dan tangan.

Bahkan, alergi dingin juga bisa menyebabkan pingsan, jantung berdebar kencang, dan syok.

Tak jarang, alergi ini juga bisa memicu sesak napas karena adanya pembengkakan pada lidah dan tenggorokan.

Penyebab

Biasanya, cuaca yang berada di bawah empat derajat celcius bisa memicu gejala alergi.

Seseorang bisa mengalami reaksi alergi karena tubuh melepaskan histamin saat terkena paparan udara dingin.

Kondisi ini bisa dipicu oleh aktivitas luar ruangan saat cuaca dingin, berenang atau mandi air dingin, dan memasuki ruangan ber-AC.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X