Keuntungan dan Kerugian Kontrasepsi Vasektomi

Kompas.com - 20/10/2020, 19:32 WIB
Ribuan orang menjalani operasi vasektomi di Bali. Deutsche WelleRibuan orang menjalani operasi vasektomi di Bali.

Pemeriksaan semen pascavasektomi, biasanya bisa dilakukan 8–16 minggu atau sekitar 20 kali ejakulasi setelah prosedur, namun pemilihan waktu ini sangat tergantung pada pertimbangan dokter yang melakukan prosedur ini.

Vasektomi dinyatakan gagal jika enam bulan pascatindakan ditemukan sperma motil.

Baca juga: 12 Penyebab Penis Sakit dan Cara Mengobatinya

Bagaimana vasektomi dilakukan?

Vasektomi harus dilakukan di fasilitas kesehatan.

Buatlah janji dengan dokter untuk mendiskusikan apakah vasektomi adalah metode kontrasepsi yang tepat untuk Anda.

Dalam satu metode, dokter membuat dua sayatan untuk mengakses vas deferens di kedua sisi skrotum.

Dengan cara lain, dokter membuat lubang kecil untuk mengakses kedua tabung skrotum.

Dokter kemudian memotong dan menutup tabung.

Kemudian, dokter akan menjahit jika Anda membutuhkannya.

Dokter biasanya melakukan vasektomi dengan anestesi lokal.

Setelah prosedur, Anda harus menghindari seks dan aktivitas berat apa pun selama sekitar satu minggu.

Baca juga: Penis Jarang Ereksi Saat Bangun Tidur pada Pagi Hari, Normalkah?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X