Kompas.com - Diperbarui 02/06/2022, 10:10 WIB

KOMPAS.com – Mengalami diare adalah pengalaman yang tidak menyenangkan.

Diare adalah penyakit yang ditandai dengan gejala sering buang air besar (BAB) berair, perut mulas, dan perut kembung.

Dalam kebanyakan kasus, diare disebabkan oleh virus atau bakteri yang coba dikeluarkan oleh tubuh.

Namun, mengonsumsi makanan tertentu juga dapat memicu diare.

Baca juga: 10 Makanan Penyebab Diare yang Perlu Diwaspadai

Untuk mengatasi dan meringankan gejala diare, seseorang perlu memilih makanan dengan cermat.

Pasalnya, saat mengalami diare umumnya orang juga jadi malas makan karena rasa tidak nyaman di perut.

Berikut ini adalah beragam pilihan makanan yang baik dikonsumsi saat diare:

1. Buah pisang

Melansir Very Well Health, buah pisang bertekstur lunak dan mudah dicerna, sehingga menjadikannya pilihan yang baik untuk mengatasi gangguan sistem pencernaan.

Buah pisang juga merupakan sumber potasium yang sangat baik, elektrolit penting yang dapat hilang saat seseorang mengalami diare.

Tak hanya itu, pisang merupakan sumber pektin yang baik.

Pektin adalah sejenis serat larut air yang dapat menyerap kelebihan cairan dalam usus dan memperlambat pergerakan feses.

2. Saus apel

Buah apel juga merupakan sumber pektik yang baik.

Saat diare, makan sumber serat larut bagus dilakukan karena dapat membantu menyerap cairan di usus sekaligus mencegah sembelit.

Tapi sayangnya, kulit apel mengandung serat tidak larut yang dapat memebani sistem pencernaan yang tengah mengalami gangguan.

Dengan demikian, saus apel adalah pilihan yang lebih baik daripada apel untuk dikonsumsi saat diare.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Diare Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

3. Kentang

Sayuran adalah pembangkit tenaga nutrisi tetapi bisa sulit dicerna saat dimakan mentah.

Maka dari itu, jadikan sayuran ini sebagai pilihan yang lebih ramah diet untuk diare dengan cara mengupasnya, membuang bijinya, atau memasaknya secara menyeluruh.

Salah satu sayuran yang baik dikonsumsi saat diare, yakni kentang.

Pasalnya, kentang termasuk makanan yang mengandung potasium tinggi.

Potasium adalah elektrolit penting yang dapat hilang saat seseorang mengalami diare.

Selain itu, kandungan tepung dalam kentang dapat membantu meningkatkan volume feses. Ini kiranya baik untuk penderita diare.

Namun, ketika ingin mengonsumsi kentang, sebaiknya buang kulitnya. Pasalnya, kulit kentang mungkin mengandung lebih banyak serat daripada yang bisa ditangani sistem pencernaan.

Di sisi lain, penderita diare sebaiknya tidak dulu megonsumsi brokoli, kembang kol, paprika, kacang polong, sayuran berdaun hijau, dan jagung, karena cenderung menyebabkan perut kembung atau ketidaknyamanan.

4. Oatmeal

Oatmeal adalah makanan sumber serat larut lainnya yang baik dikonsumsi saat diare.

Oatmeal dianggap dapat membantu mengurangi diare karena dapat memperlambat proses pencernaan dan dapat membantu memadatkan feses.

Baca juga: Cara Mudah Meringankan Diare

Sementara itu, jika Anda biasanya mengonsumsi oatmeal dengan tambahan gula, madu, sirup, atau produk susu, sebaiknya hal tersebut tidak dilakukan saat mengalami diare.

5. Nasi putih

Nasi putih adalah makanan lainnya yang baik dikonsumsi saat diare.

Merangkum Medical News Today, nasi putih biasa mudah dicerna dan mengikat, yang berarti membantu memadatkan kotoran.

6. Roti putih

Roti gandum utuh pada umumnya merupakan pilihan lebih sehat daripada roti putih yang terbuat dari tepung terigu.

Tetapi, dalam kondisi diare, roti putih mungkin lebih baik dipilih karena lebih mudah dicerna.

Berbagai jenis kue yang dibuat dari tepung juga aman dikonsumsi saat seseorang mengalami diare.

Misalnya saja, kue pretzel. Kue ini bahkan dapat membantu memulihkan keseimbangan natrium tubuh ketika diare karena biasanya mengandung garam.

7. Yogurt

Pada umumnya, seseorang yang mengalami diare dianjurkan untuk menghindari konsumsi produk susu sampai kondisinya membaik.

Baca juga: 7 Cara Mengobati Anus Luka Akibat Diare

Bahkan jika Anda biasanya mentolerir laktosa, itu bisa lebih sulit dicerna saat Anda mengalami diare.

Tapi, satu pengecualian adalah satu porsi kecil yogurt rendah lemak dengan kultur bakteri hidup atau aktif.

Yogurt yang mengandung bakteri baik dapat membantu melawan mikroorganisme penyebab diare.

Jadi, pilih merek produk yogurt yang rendah gula atau tanpa pemanis buatan yang malah dapat memperburuk gas dan melonggarkan tinja.

8. Makanan yang mengandung protein

Protein merupakan salah satu sumber energi yang penting bagi tubuh selain lemak dan karbohidrat. 

Daging ayam kukus adalah salah satu sumber protein hewani yang paling mudah dicerna.

Potongan daging kalkun, daging sapi, babi, dan ikan tanpa lemak juga dapat diterima.

9. Air putih hingga sup ayam

Diare rentan membuat tubuh kehilangan banyak cairan mengingat penderitanya akan terus buang-buang air.

Apabila cairan tubuh yang hilang tidak segera diganti, kondisi tersebut berisiko menyebabkan dehidrasi.

Baca juga: Alami Diare di Pagi Hari? Kenali 6 Penyebabnya

Dehidrasi akibat diare pun dapat mengancam nyawa jika dibiarkan terus berlarut.

Maka dari itu, penderita diare harus memperbanyak minum air.

Mengganti cairan tubuh yang hilang paling baik dengan air putih minimal 8 gelas per hari.

Tapi jika bosan, penderita diare bisa menyelingi minum air putih dengan mengonsumsi sumber cairan lain, seperti oralit, minuman isotonik, air kelapa, termasuk makan kuah sup ayam. 

Perlu dipahami, minum minuman yang sangat panas atau sangat dingin dapat merangsang pergerakan usus.

Jadi, pertahankan minuman bersuhu ruangan sampai gejala diare membaik.

Konsumsi kopi dan teh juga harus dihindari karena dapat merangsang kontraksi usus.

Baca juga: Penyebab Diare pada Anak dan Cara Mengatasinya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.