Kompas.com - 06/11/2020, 14:06 WIB
Ilustrasi stroke ShutterstockIlustrasi stroke

Akan tetapi, tekanan darah dan kadar kolesterol tubuh bisa kita kontroldengan mengubah pola makan. Berikut caranya:

  • kurangi asupan garam dan lemak.
  • makan lebih banyak ikan sebagai pengganti daging merah.
  • mengonsumsi makanan dengan jumlah gula tambahan yang lebih rendah
  • mengonsumsi lebih banyak sayuran, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan
  • mengganti asupan roti putih dengan roti yang terbuat dari biji-bijian.

2. Rutin olahraga

Berolahraga lima kali atau lebih per minggu dapat membantu mengurangi risiko stroke.

Kita bisa melakukan olahraga jenis apapun yang nyaman untuk tubuh kita.

Bahkan, hanya rutin jalan kaki setiap hari membantu menurunkan risiko stroke.

3. Hindari gaya hidup merokok

Merokok meningkatkan risiko stroke hingga dua kali lipat. Jika Anda berisiko tinggi mengalami stroke, sebaiknya hindari gaya hidup merokok.

Gejala pembekuan darah di otak tak hanya sakit kepala. Penderita juga bisa merasakan gangguan penglihatan sampai koordinasi tubuh.

Kita bisa meminta bantuan dokter untuk menemukan cara terbaik berhenti merokok.

Baca juga: Rabies: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah dan Mengatasinya

4. Konsumsi obat sesuai resep

Jenis obat tertentu sangat penting untuk menurunkan risiko stroke, misalnya obat tekanan darah, obat diabetes, obat kolesterol (statin), dan obat untuk mencegah penggumpalan darah.

Jika Anda pernah diresepkan salah satu obat ini, konsumsilah sesuai dengan anjuran dokter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.