Kompas.com - 08/11/2020, 14:03 WIB
Ilustrasi merokok dan minum minuman beralkohol Steve MasonIlustrasi merokok dan minum minuman beralkohol

KOMPAS.com - Banyak orang tahu efek samping merokok sangat berbahaya bagi paru-paru dan jantung.

Namun, tahukah Anda merokok juga bisa berdampak negatif pada kondisi otak kita?

Ahli neurologi Lori A. Russell-Chapin mengatakan, nikotin juga bisa meniru beberapa neurotransmitter otak yang disebut asetilkolin.

Baca juga: Dehidrasi: Gejala,Penyebab, Komplikasi, dan Cara Mengatasinya

"Neurotransmitter ini bisa menstimulasi kontraki otot untuk menghasilkan sinyal di otak," ucap dia.

Tak hanya itu, nikotin juga bisa mengaktifkan sinyal dopamin, yang menciptakan sensasi menyenangkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Seiring waktu, otak mulai terbiasa dengan aktivitas tersebut dan mengurangi jumlah reseptor asetilkolin," ujarnya.

Tentunya, hal ini akan memicu toleransi terhadap nikotin, yang membuat seseorang merasa perlu lebih banyak nikotin.

Nikotin juga merangsang pusat kesenangan di otak, meniru dopamin, sehingga otak mulai mengasosiasikan penggunaan nikotin dengan perasaan nyaman.

Efek samping

Kondisi tersebut lambat laun akan membuat seseorang ketergantungan terhadap nikotin.

Saat mencoba untuk berhenti, akan ada berbagai efek samping, seperti kecemasan, lekas marah, dan keinginan kuat untuk kembali menggunakan nikotin.

Kondisi tersebut dikenal dengan nama gejala penarikan nikotin. Padahal, merokok bisa memicu berbagai efek samping serius pada otak, seperti berikut:

1. Meningkatkan risiko demensia

Demensia merupakan suatu kondisi yang dapat memengaruhi daya ingat, kemampuan berpikir, keterampilan bahasa, penilaian, dan perilaku.

Penyakit ini juga dapat menyebabkan perubahan kepribadian. Riset 2015 membuktikan perokok 30 persen lebih mungkin mengembangkan demensia.

Riset tersebut juga membuktikan bahwa berhenti merokok dapat menurunkan risiko demensia.

2. Hilangnya volume otak

Riset 2017 membuktikan merokok dapat meningkatkan risiko kehilangan volume otak terkait usia.

Risiko tersebut akan semakin tinggi, tergantu berapa lama kita melakukan kebiasaan tak sehat ini.

Selain itu, peneliti menemukan bahwa merokok berdampak negatif terhadap integritas struktural daerah otak subkortikal.

Baca juga: Kadar Trombosit Turun, Atasi dengan Makanan Berikut

3. Stroke

Perokok lebih mungkin menderita stroke dibandingkan bukan perokok.

Menurut temuan Pusa Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS, merokok meningkatkan risiko stroke sebanyak dua hingga empat kali lipat.

Risiko juga semakin meningkat saat kita merokok lebih banyak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Healthline
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

Health
Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Batu Ginjal

Batu Ginjal

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.