Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/11/2020, 06:06 WIB
Mahardini Nur Afifah

Penulis

KOMPAS.com - Diabetes adalah penyakit kronis yang dapat mengganggu metabolisme gula darah di dalam tubuh.

Penyakit ini bisa menyerang orang dari segala usia dan jenis kelamin, tak terkecuali para wanita.

Diabetes bisa memengaruhi wanita dengan cara berbeda dibandingkan pria. Berikut beberapa gejala diabetes yang khas pada wanita:

Baca juga: 5 Gejala Diabetes pada Anak, Tak Hanya Diderita Orang Tua

1. Kerap sariawan di mulut dan vagina

Melansir Medical News Today, gejala diabetes pada wanita yang khas yakni munculnya infeksi jamur berulang.

Infeksi jamur tersebut umumnya berupa sariawan di mulut dan vagina.

Kondisi gula darah tinggi rentan menjadi tempat ideal untuk berkembang biaknya jamur candida biang sariawan.

Gejala sariawan di vagina di antaranya:

  • Ada lepuh di kulit sekitar vagina
  • Keputihan
  • Vagina terasa gatal
  • Hubungan seks terasa menyakitkan

Sedangkan sariawan di mulut ditandai dengan munculnya benjolan kecil dengan bagian ujung berwarna putih di mulut atau lidah.

Selain rentan jadi tempat berbiaknya bakteri, kadar gula darah tinggi juga bisa memengaruhi sistem daya tahan tubuh dalam melawan patogen biang infeksi.

Sehingga, saat terkena sariawan di mulut atau vagina, proses penyembuhan luka pada penderita diabetes wanita jadi lebih lambat.

Baca juga: Doyan Jajan Minuman dan Makanan Kekinian, Diabetes Kemudian...

2. Infeksi saluran kencing berulang

Ilustrasi infeksi saluran kencing Ilustrasi infeksi saluran kencing
Tanda gejala diabetes pada wanita yang tak boleh diabaikan lainnya yakni munculnya infeksi saluran kencing.

Tak hanya sariawan, kondisi gula darah tinggi pada penderita diabetes wanita juga meningkatkan risiko terkena infeksi saluran kencing.

Beberapa gejala infeksi saluran kencing pada wanita di antaranya:

  • Buang air kecil terasa sakit atau panas
  • Urine berwarna keruh
  • Ada darah dalam urine

Penyakit infeksi saluran kencing pada wanita tidak boleh diabaikan. Penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi penyakit ginjal.

Baca juga: 4 Gangguan Mata yang Rentan Menyerang Penderita Diabetes

3. Gairah seksual menurun

Ilustrasipexels Ilustrasi
Munculnya infeksi dari vagina seperti sariawan atau infeksi saluran kencing bisa memengaruhi nafsu seks wanita.

Selain itu, banyak penderita diabetes mengembangkan neuropati diabetik. Kondisi ini bisa terjadi saat kadar gula darah tinggi merusak serabut saraf tubuh.

Dampaknya sangat bervariasi. Termasuk menurunkan sensitivitas di tangan, kaki, tungkai, sampai vagina.

Gairah seksual menurun pada wanita tak selalu terkait diabetes.

Hal itu juga bisa disebabkan minimnya lubrikasi dan rangsangan pada vagina, sakit saat berhubungan seks, kegelisahan, dan stres.

Baca juga: Ciri-ciri Diabetes dari Luka yang Muncul di Kulit

4. Terkena sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Ilustrasi PCOS Ilustrasi PCOS
Penyakit sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) juga bisa menjadi tanda diabetes pada wanita.

PCOS bukan gejala diabetes pada wanita. Namun, wanita dengan diabetes lebih berisiko terkena penyakit ini ketimbang wanita dengan kadar gula darah normal.

Gejala PCOS di antaranya siklus haid tidak teratur, jerawat, depresi, gangguan kesuburan, berat badan meningkat, dan gangguan pada kulit.

PCOS umumnya disebabkan faktor genetik. Namun, penyakit ini juga dipengaruhi produksi insulin.

Selain beberapa gejala diabetes pada wanita di atas, kaum Hawa yang memiliki kadar gula darah tinggi juga bisa mengalami tanda gejala diabetes umum.

Melansir Women's Health, ciri-ciri gejala diabetes secara umum yakni sering kencing, kerap merasa haus, bau mulut tak sedap, pandangan kabur, berat badan turun tanpa sebab jelas, dan sering merasa lelah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com