Kompas.com - 17/11/2020, 10:10 WIB
ilustrasi benjolan di belakang telinga Shutterstock/Timoninailustrasi benjolan di belakang telinga

KOMPAS.com - Benjolan di belakang telinga bisa disebabkan banyak hal.

Antara lain masalah kulit, tulang, pembengkakan kelenjar getah bening, infeksi, sampai kanker.

Kebanyakan benjolan di belakang telinga tidak berbahaya dan bisa sembuh tanpa perlu diobati.

Baca juga: Gejala dan Penyebab Kista Ganglion, Biang Benjolan Pergelangan Tangan

Berikut beberapa cara menghilangkan benjolan di belakang telinga sesuai penyebabnya:

1. Benjolan di belakang telinga karena jerawat

Melansir Medical News Today, penyebab benjolan di belakang telinga yang cukup umum adalah jerawat.

Kondisi ini bisa disebabkan penyumbatan pori-pori kulit oleh sebum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebum adalah zat berminyak yang berfungsi melindungi dan mengatur keseimbangan kelembapan.

Penumpukan sebum dan kulit mati dapat membentuk komedo. Jerawat kemudian bisa terinfeksi dan meradang jika bakteri masuk ke dalam komedo.

Jerawat meradang tersebut dapat tumbuh dan membentuk benjolan jerawat.

Ciri-ciri benjolan di belakang telinga karena jerawat yakni benjolan terasa nyeri saat ditekan.

Cara menghilangkan benjolan di belakang telinga karena jerawat bisa dengan perawatan obat antijerawat yang diresepkan dokter.

Baca juga: Gejala Awal Kanker Payudara Selain Benjolan

2. Benjolan di belakang telinga karena kista

Kista dapat tumbuh di berbagai area kulit, termasuk di belakang telinga.

Kista adalah kantung berisi cairan yang membentuk benjolan dan teraba di kulit. Terkadang, terdapat bintik hitam di bagian atas kista.

Benjolan kista biasanya dapat berpindah di area sekitarnya.

Cara menghilangkan benjolan di belakang telinga karena kista bisa beragam.

Melansir WebMD, kista bisa dihilangkan dengan menyuntikkan obat untuk mengeringkan benjolan, operasi bedah, sampai laser.

Baca juga: 10 Gejala Kelenjar Tiroid Bermasalah, Tak Hanya Benjolan di Leher

3. Benjolan di belakang telinga karena lipoma

Penyebab benjolan di belakang telinga lainnya yakni lipoma.

Lipoma adalah gumpalan lemak yang tidak berbahaya, tidak ganas, tumbuh sangat lambat, dan tidak menjalar ke bagian tubuh lain.

Lipoma bisa tumbuh di berbagai bagian tubuh, termasuk area belakang telinga.

Lipoma biasanya terasa lembut saat disentuh. Benjolan ini terasa lebih dalam dan lebih lembut ketimbang kista.

Gejala nyeri dapat muncul apabila lipoma menekan saraf di dekatnya.

Cara menghilangkan benjolan di belakang telinga terkait lipoma bisa dengan operasi oleh ahli bedah kosmetik.

Namun, sebenarnya benjolan di belakang telinga karena lipoma tidak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan medis tertentu.

Baca juga: Mengenal Kalazion, Benjolan di Kelopak Mata Tapi Bukan Bintitan

4. Benjolan di belakang telinga terkait kelenjar getah bening 

Penyebab benjolan di belakang telinga juga dapat disebabkan pembengkakan kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem daya tahan tubuh.

Kelenjar ini bisa membengkak jika terinfeksi. Infeksi kulit dan telinga adalah biang utama pembengkakan kelenjar getah bening di belakang telinga.

Gangguan kesehatan ini umumnya bisa sembuh dengan sendirinya, seiring membaiknya kondisi infeksi.

Jika benjolan di belakang telinga karena kelenjar getah bening bengkak terjadi lebih dari dua minggu, segera konsultasikan ke dokter.

Baca juga: Cara Membersihkan Telinga yang Aman

5. Benjolan di belakang telinga karena Infeksi

Saat terkena infeksi, tubuh secara alami mengirimkan sel darah putih ke area yang terinfeksi untuk memerangi sel biang penyakit.

Hal itu bisa memicu penumpukan cairan dan pembengkakan di area tersebut.

Ada beberapa infeksi yang bisa menyebabkan infeksi di belakang telinga.

Antara lain otitis atau infeksi telinga dan mastoid atau infeksi di dekat area tengkorak.

Cara menghilangkan benjolan di belakang telinga terkait infeksi perlu disesuaikan dengan penyebab pastinya.

Untuk mastoiditis, dokter biasanya meresepkan obat antibiotik. Sedangkan infeksi THT bisa diatasi dengan obat sampai operasi.

Dilansir dari Healthline, benjolan di belakang telinga perlu dibawa ke dokter apabila menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman.

Untuk memastikan penyebab pasti penyakit, dokter baisanya akan melakukan pemeriksakan fisik sebelum menentukan jenis perawatan paling tepat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Angiosarkoma
Angiosarkoma
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.