Kompas.com - 11/12/2020, 16:04 WIB
Ilustrasi kaki bengkak. ThinkstockIlustrasi kaki bengkak.

KOMPAS.com - Saat berdiri terlalu lama, jalan kaki dengan jarak yang jauh atau duduk tanpa mengubah posisi kaki, gravitasi secara alami akan menarik darah ke pembuluh darah di kaki.

Imbasnya, sebagian air di dalam darah memasuki jaringan di tubuh bagian bawah dan menyebabkan kaki membengkak.

Kondisi tersebut wajar dan bukan gangguan kesehatan yang perlu dikhawatirkan.

Baca juga: Kenali Ciri-ciri Kaki Bengkak Karena Jantung Bermasalah

Selain itu, kaki bengkak terkadang berasal dari konsumsi garam berlebihan, menggunakan celana atau kaos kaki ketat, efek samping minum alkohol, kehamilan, sampai cuaca panas.

Pembengkakan di bagian kaki terkait kondisi di atas umumnya berlangsung sementara dan tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, terkadang kaki bengkak bisa menjadi gejala suatu penyakit yang pantang untuk disepelekan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir Harvard Health Publishing, kaki bengkak bisa terkait berbagai sistem di tubuh. Antara lain jantung, pembuluh darah, tulang, sampai kulit.

Baca juga: Hati-hati, Ini 11 Tanda Penyakit Jantung yang Kerap Diabaikan

Berikut beberapa kemungkinan penyebab kaki bengkak terkait gejala penyakit apa saja.

1. Limfedema

Dilansir dari Healthline, kaki bengkak bisa jadi gejala limfedema. Penyakit ini terjadi karena sebagian kelenjar getah bening rusak, diangkat, atau terimbas pengobatan kanker.

Kondisi ini menyebabkan tubuh menahan cairan limfatik dan beberapa anggota badan membengkak, termasuk kaki.

Selain kaki bengkak, gejala limfedema lainnya yakni:

  • Napas terasa berat atau sesak
  • Badan sakit sampai tidak bisa bergerak dengan leluasa
  • Mudah terkena infeksi
  • Ada penebalan kulit di sejumlah bagian tubuh

Limfedema tidak dapat disembuhkan. Namun, rasa tidak nyamannya bisa dikendalikan dengan pengobatan, pijat, sampai olahraga ringan.

2. Cedera

Seorang pria yang mengalami cedera kakigazadavies93 Seorang pria yang mengalami cedera kaki
Cedera kaki seperti patah tulang, otot tegang, dan keseleo juga bisa jadi penyebab kaki bengkak.

Saat cedera, darah akan mengalir ke area terdampak dan menyebabkan pembengkakan.

Cara mengatasi kaki bengkak terkait cedera ini disesuaikan dengan penyebab cedera.

Umumnya, masalah kesehatan ini bisa disembuhkan dengan istirahat, mengompres pakai es, dibalut perban, atau obat pereda nyeri.

Baca juga: Kaki Bengkak setelah Melahirkan: Penyebab dan Cara Mengatasi

3. Penyakit ginjal

Kaki bengkak terkadang merupakan gejala penyakit ginjal atau tanda ginjal sedang bermasalah.

Saat ginjal tidak normal, kandungan garam di dalam tubuh akan melonjak. Garam tersebut dapat menahan air dan membuat kaki bengkak.

Selain kaki bengkak, tanda penyakit ginjal lainnya yakni:

  • Susah konsentrasi
  • Nafsu makan menurun
  • Kerap merasa lelah, lemah, dan kurang energi
  • Susah tidur
  • Otot kerap berkedut dan kram
  • Mata bengkak
  • Kulit kering dan gatal
  • Sering kencing
  • Mual dan muntah
  • Nyeri dada dan sesak napas
  • Tekanan darah melonjak

Penyakit ginjal perlu dikendalikan agar tidak berkembang menjadi gagal ginjal.

Baca juga: 13 Tanda-tanda Penyakit Ginjal

4. Peyakit liver

Ilustrasi hati, penyakit hepatitis Ilustrasi hati, penyakit hepatitis
Selain penyakit ginjal, kaki bengkak dapat berasal dari gejala penyakit liver atau hati.

Saat liver tidak dapat berfungsi dengan normal, cairan bisa menumpuk di tungkai dan kaki.

Penyakit liver bisa disebabkan faktor keturunan, infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, serta obesitas.

Selain kaki bengkak, gejala penyakit liver lainnya yakni:

  • Kulit dan mata kekuningan
  • Sakit perut dan perut membengkak
  • Kulit kerap gatal-gatal tanpa sebab jelas
  • Urine berwarna kuning tua
  • Kotoran buang air besar berwarna pucat, terkadang ada darah
  • Kelelahan
  • Mual dan muntah
  • Tidak nafsu makan
  • Badan mudah memar

Baca juga: 9 Ciri-ciri Liver Bermasalah

5. Pembekuan darah

Pembekuan darah yang terbentuk di pembuluh darah kaki bisa jadi penyebab kaki bengkak.

Pembekuan darah ini menghambat aliran darah ke jantung, sehingga pergelangan kaki dan kaki bengkak.

Tak hanya kaki bengkak, gejala pembekuan darah di kaki antara lain:

  • Kaki terasa sakit
  • Bagian tubuh yang hangat
  • Bagian yang bengkak kemerahan atau berubah warna
  • Demam

Kaki bengkak karena pembekuan darah bisa diatasi dengan obat, menghindari duduk terlalu lama, olahraga secara teratur, banyak minum air putih, dan menjaga pola makan sehat.

6. Infeksi

Kaki bengkak bisa jadi gejala infeksi. Penderita diabetes neuropati atau gangguan saraf lebih rentan terkena infeksi di kaki.

Penyebab infeksi ini berasal dari dari luka seperti lecet, luka bakar, dan gigitan serangga.

Selain kaki bengkak, gejala infeksi di kaki lainnya yakni nyeri, kemerahan, dan muncul iritasi atau ruam di kulit.

Baca juga: Detak Jantung Normal Per Menit sesuai Usia

7. Gagal jantung

Ilustrasi jantungyodiyim Ilustrasi jantung
Penyebab kaki bengkak yang tidak boleh disepelekan lainnya yakni gagal jantung. Kaki bengkak bisa jadi gejala jantung bermasalah.

Kondisi ini disebabkan aliran darah yang mengalir ke jantung tidak lancar. Kaki bengkak karena jantung bermasalah umumnya muncul di malam hari.

Selain kaki bengkak, gejala gagal jantung lainnya yakni:

  • Rasa tidak nyaman saat berbaring
  • Detak jantung lebih cepat atau tidak normal
  • Tiba-tiba sesak napas parah
  • Batuk mengeluarkan lendir berbusa atau dahak berdarah
  • Nyeri dada, dada terasa tertekan, atau sesak
  • Perut bengkak
  • Sering kencing di malam hari
  • Berat badan naik dengan cepat
  • Tidak nafsu makan dan mual
  • Susah fokus
  • Pingsan atau kelemahan parah

Baca juga: Gejala Jantung Bengkak dan Penyebabnya

Gagal jantung membutuhkan penanganan seumur hidup. Penderita perlu menjalani terapi obat sampai operasi untuk mengendalikan penyakitnya.

Kaki bengkak yang ringan atau tidak disertai gejala lainnya boleh jadi gangguan kesehatan ringan yang tak perlu dikhawatirkan.

Namun, Anda perlu waspada jika kaki bengkak terjadi selama beberapa hari, hanya di satu kaki, disertai rasa sakit, atau warna kulit sekitar berubah.

Mengingat gangguan kesehatan ini bisa terkait dengan banyak penyakit, hindari mendiagnosis sendiri kaki bengkak. Konsultasikan ke dokter agar diberikan penanganan yang tepat.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Penis Bengkak
Penis Bengkak
PENYAKIT
Filariasis
Filariasis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.