Kompas.com - 18/12/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi osteoporosis, kualitas tulang menurun pada lansia. ShutterstockIlustrasi osteoporosis, kualitas tulang menurun pada lansia.

KOMPAS.com - Banyak produk susu yang dijual dengan klaim mampu mencegah osteoporosis.

Osteoporosis merupakan kondisi di mana kondisi tulang memburuk karena kehilangan massa dan mineral penyusunnya.

Akibatnya, tulang menjadi mudah rapuh atau keropos, serta meningkatkan risiko patah tulang.

Untuk mempertahankan massa dan mineral tulang, tubuh memerlukan kalsium. Di sisi lain, susu merupakan sumber kalsium yang tentunya memberi manfaat tinggi untuk menjaga kepadatan tulang.

Baca juga: Penyakit Graves: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

Itu sebabnya, minum susu dipercaya banyak orang mampu mencegah osteoporosis.

Namun, laman Cleveland Clinic melaporkan bahwa terlalu banyak konsumsi susu justru bisa membahyakan kesehatan.

Riset dilakukan dengan meneliti 60.000 wanita berusia 39 hingga 74 tahun dan 45.000 pria berusia 45 hingga 79 tahun.

Dalam penelitian tersebut, periset justru menemukan bahwa terlalu banyak konsumsi susu - yakni lebih dari tiga gelas sehari- justru meningkatkanrisiko patah tulang dan kematian.

Efek negatif dari konsumsi susu berlebihan terjadi karena adanya kandungan D galaktosa yang terbukti menyebabkan stres oksidatif dan peradangan kronis.

Kondisi tersebut juga bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, kanker, pengeroposan tulang, dan kehilangan otot pada manusia.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X