Namun, graves’ disease membuat sistem daya tahan tubuh rusak dan tubuh melepaskan antibodi abnormal yang bertindak seperti hormon tiroid.
Akibat sinyal yang salah ini, kelenjar tiroid jadi terus-menerus bekerja dan memproduksi hormon secara berlebihan.
Melansir Healthline, penyebab sistem daya tahan tubuh terganggu karena graves’ disease hingga kini belum diketahui dengan pasti.
Tapi ada beberapa faktor risiko penyebab graves’ disease, di antaranya:
Penderita penyakit autoimun, diabetes melitus, dan penyakit crohn juga lebih rentan terkena graves’ disease.
Baca juga: Penyebab Susah Hamil bisa Karena Gangguan Tiroid, Kenapa Begitu?
Dokter umumnya melakukan pemeriksaan fisik dan tes laboratorium sebelum menegakkan diagnosis graves’ disease pada pasiennya.
Ahli endokrinologi akan menangani tes darah, pemindaian tiroid, tes hormon TSH dan TSI, sampai tes serapan yodium radioaktif.
Setelah dipastikan penderita terkena penyakit autoimun ini, dokter baru merekomendasikan beberapa perawatan sebagai cara mengatasi graves’ disease, antara lain:
Rekomendasi cara mengatasi graves’ disease tersebut disesuaikan dengan kondisi tubuh dan kesehatan penderita.
Jika Anda merasakan ada gejala graves’ disease, segera konsultasikan ke dokter.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.