Kompas.com - 01/04/2021, 19:09 WIB
Ilustrasi obat, obat-obatan ShutterstockIlustrasi obat, obat-obatan

KOMPAS.com - Radang tenggorokan adalah rasa nyeri, gatal, atau iritasi pada tenggorokan yang rasanya memburuk saat digunakan untuk menelan.

Penyebab radang tenggorokan yang paling sering adalah infeksi virus seperti flu, mono, atau virus corona atau Covid-19.

Sakit tenggorokan yang disebabkan oleh virus umumnya bisa sembuh dengan sendirinya.

Sedangkan radang tenggorokan yang disebabkan infeksi bakteri seperti streptokokus memerlukan pengobatan agar tidak terjadi komplikasi.

Baca juga: 4 Makanan Pantangan Penderita Radang Tenggorokan

Melansir Mayo Clinic, gejala radang tenggorokan di antaranya:

  • Sakit tenggorokan atau sensasi gatal di tenggorokan
  • Susah menelan
  • Kelenjar di leher atau rahang bengkak dan sakit
  • Amandel membengkak atau kemerahan
  • Mata merah
  • Suara serak
  • Demam
  • Batuk, pilek, bersin
  • Badan pegal-pegal
  • Sakit kepala
  • Mual atau muntah

Baca juga: 7 Makanan untuk Penderita Radang Tenggorokan

Cara mengobati radang tenggorokan perlu mengenali penyebab pasti penyakit ini.

Dokter dapat menentukan jenis radang tenggorokan dengan mengamati gejala penyakit dan melihat kondisi fisik pada pasiennya.

Berikut beberapa jenis obat radang tenggorokan sesuai penyebab dan gejalanya:

1. Obat antibiotik

Melansir Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), obat antibiotik digunakan untuk mengobati radang tenggorokan yang disebabkan infeksi bakteri.

Radang tenggorokan yang disebabkan bakteri bisa diketahui lewat pemeriksaan kesehatan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X