Kompas.com - 12/04/2021, 18:06 WIB
Ilustrasi menstruasi ShutterstockIlustrasi menstruasi

KOMPAS.com - Warna darah haid dapat berubah-ubah seiring berjalannya siklus bulanan wanita.

Warna darah haid wanita biasanya mulai dari merah tua atau cokelat, lalu menjadi merah cerah atau merah muda, kemudian kembali ke cokelat atau merah tua.

Melansir Cleveland Clinic, penyebab kenapa warna darah haid bisa berbeda-beda sangat tergantung lamanya darah di rahim dan vagina.

Semakin lama berada di rahim dan vagina, warna darah haid semakin gelap karena teroksidasi atau bereaksi dengan oksigen di tubuh.

Baca juga: Ciri-ciri Nyeri Haid yang Normal dan Tidak Normal

Selain secara alami bisa berubah rona, darah menstruasi ternyata juga bisa menunjukkan kondisi kesehatan reproduksi wanita.

Perubahan hormon dan kesehatan wanita sangat memengaruhi warna dan tekstur darah haid.

Berikut penjelasan lebih lanjut tentang warna darah haid dan artinya bagi kesehatan wanita:

1. Warna darah haid hitam

Dilansir dari Medical News Today, warna darah haid hitam atau gelap biasanya muncul di sesi awal atau akhir menstruasi wanita.

Warna darah yang cenderung gelap sampai hitam ini menunjukkan darah butuh waktu lebih lama untuk keluar dari rahim.

Sehingga, proses oksidasi berlangsung lebih lama. Proses ini membuat darah haid yang berwarna merah tua atau cokelat bisa berubah warna jadi hitam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X