Kompas.com - 30/04/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi PIXABAYIlustrasi

KOMPAS.com - Banyak orang gampang tergiur mengonsumsi suplemen kesehatan seperti suplemen makanan, zat besi, vitamin C, daya tahan tubuh, sampai penambah nafsu makan.

Sebagian di antara mereka berharap suplemen bisa jadi solusi instan untuk mengatasi sejumlah problem kesehatan.

Direktur Program Hidup Sehat dari Mayo Clinic, Donald Hensrud, MD, MPH, menjelaskan, memang benar sejumlah suplemen seperti suplemen makanan bisa berperan mengatasi kekurangan vitamin atau nutrisi tertentu.

Tapi, suplemen kesehatan tidak ditujukan untuk setiap orang. Terkadang, suplemen juga memiliki risiko kesehatan apabila tidak pas dikonsumsi.

Baca juga: 8 Aturan Minum Suplemen Vitamin dan Mineral yang Perlu Diperhatikan

Untuk itu, setiap orang tidak boleh sembarangan mengonsumsi suplemen kesehatan tanpa petunjuk dari dokter.

“Beberapa suplemen terkadang justru menimbulkan efek negatif berbahaya jika dikombinasi dengan obat, suplemen, atau orang dengan kondisi kesehatan tertentu,” jelas Dr. Hensrud, seperti dilansir dari Self.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Minum Suplemen Kesehatan
Salah kaprah suplemen diyakini jadi solusi instan untuk mengatasi berbagai problem kesehatan. Simak penjelasan berikut sebelum minum aneka suplemen..
Bagikan artikel ini melalui

Sebelum minum suplemen kesehatan, setiap orang wajib mempertimbangkan beberapa hal berikut:

1. Utamakan sumber alami

Hindari gegabah mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkan suplemen kesehatan.

Untuk mencegah tubuh kekurangan nutrisi atau vitamin tertentu, pastikan menjaga pola makan bergizi lengkap dan seimbang.

Kombinasi antara sayuran, buah, karbohidrat dari biji-bijian, kacang-kacangan, dan sumber protein rendah lemak jahat bisa membantu mencukupi kebutuhan gizi dan nutrisi.

Makanan dan minuman sehat adalah sumber vitamin dan mineral terbaik yang dibutuhkan tubuh.

Dokter biasanya baru merekomendasikan pasien mengonsumsi suplemen tertentu jika ada diagnosis masalah kesehatan.

Diagnosis tersebut diperoleh lewat tes darah untuk menemukan seseorang punya masalah kekurangan kalsium, vitamin D, vitamin C, sampai zat besi.

Baca juga: Vitamin C untuk Penderita Asam Lambung

2. Perhatikan faktor keamanannya

Selama ini kerap muncul salah kaprah segala sesuatu yang dijajakan di apotek, toko obat, diiklankan pesohor, atau menggunakan embel-embel alami sudah barang tentu aman. Hal itu keliru.

Secara umum, produk suplemen yang sudah terdaftar di otoritas kesehatan biasanya memang telah lolos uji kualitas produk.

Namun, perlu diperhatikan efek samping terkadang bisa muncul untuk orang dengan masalah kesehatan tertentu.

Demi keamanan, setiap konsumen wajib selalu waspada sebelum minum suplemen tertentu. Terlebih yang menjanjikan iming-iming bombastis.

Baca juga: 7 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin B12

3. Pentingnya konsultasi ke dokter

Selalu konsultasikan ke dokter atau tenaga medis profesional terkait riwayat kesehatan sampai obat yang sedang dikonsumsi sebelum minum suplemen tertentu.

Suplemen makanan atau kesehatan termasuk vitamin, mineral, sampai untuk diet tak jarang mengganggu kinerja obat yang dikonsumsi.

Misalkan bawang putih, jahe, gingseng, atau ginggo bisa meningkatkan risiko pendarahan dan memar jika dikonsumsi bareng dengan obat pengencer darah.

Ada kalanya, komposisi sumplemen juga di luar kebutuhan dosis harian tubuh seseorang dan memicu efek samping kesehatan seperti penyakit ginjal.

Baca juga: Manfaat Vitamin D3 dan Kebutuhan Per Hari

4. Ketahui kebutuhan nutrisi untuk tubuh

Banyak orang salah kaprah segala jenis vitamin dan mineral baik untuk tubuh karena bisa meningkatkan kesehatan.

Namun, terkadang orang yang sembarangan minum suplemen kesehatan tanpa memperhatikan batas aman dosis sesuai kebutuhan tubuhnya.

Selain membuang-buang uang, minum suplemen kesehatan dengan dosis berlebihan juga berbahaya bagi kesehatan.

Sebagai gambaran, minum suplemen vitamin D berlebihan untuk tulang, kuku, atau rambut justru bisa melemahkan tulang.

Tak hanya itu, konsumsi suplemen lain seperti biotin terkadang juga bisa mengacaukan hasil pemeriksaan laboratorium. Kondisi ini bisa berbahaya, terutama untuk pengidap penyakit kronis.

Baca juga: 6 Manfaat Vitamin A untuk Tubuh

 


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
Betis Bengkak

Betis Bengkak

Penyakit
Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Health
Pusar Sakit

Pusar Sakit

Penyakit
9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

Health
Jari Kaki Bengkak

Jari Kaki Bengkak

Penyakit
Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Health
Perut Bunyi

Perut Bunyi

Penyakit
IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

Health
Kejang Demam

Kejang Demam

Penyakit
9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.