Kompas.com - 08/05/2021, 10:01 WIB

Jenis peradangan

Dilansir dari Harvard Health Publishing, terdapat dua jenis peradangan yakni akut dan kronis.

Peradangan akut identik dengan peradangan yang “baik” karena membantu proses penyembuhan.

Peradangan akut terjadi saat sistem daya tahan tubuh mengirimkan sel darah putih untuk melindungi area yang sakit.

Saat perlindungan berjalan, bagian tubuh yang mengalami peradangan bisa kemerahan atau bengkak.

Proses sejenis juga terjadi ketika seseorang mengalami infeksi virus dan bakteri.

Tanpa respons sistem daya tahan tubuh tersebut, cedera atau infeksi sederhana bisa berdampak fatal sampai mematikan.

Baca juga: Gejala Demam Karena Infeksi Virus

  • Peradangan kronis

Peradangan kronis cenderung dianggap peradangan yang “buruk” karena terkait dengan penyakit kronis.

Peradangan kronis terjadi ketika tubuh merespons zat yang tidak diinginkan oleh tubuh, seperti racun dari asap rokok atau kelebihan sel lemak.

Di dalam pembuluh darah arteri, peradangan lambat laun dapat memicu terbentuknya plak dari lemak kolesterol (aterosklerosis).

Tubuh menganggap plak ini tidak normal dan asing, sehingga berupaya untuk menutupi plak ini dari aliran darah.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.