Kompas.com - 13/05/2021, 12:01 WIB
Ilustrasi makanan khas lebaran. SHUTTERSTOCK/IKA RAHMAIlustrasi makanan khas lebaran.

KOMPAS.com - Idul Fitri jamak dirayakan dengan antusias lewat tradisi silaturahmi dan menikmati aneka sajian makanan khas Lebaran.

Sayangnya, beberapa makanan khas Lebaran yang terhidang di meja makan kerap tinggi kalori.

Sebut saja nastar nanas, opor ayam, rendang sapi, semur daging sapi, sambal goreng ati, sampai ketupat.

Berikut perbandingan kalori makanan populer khas Lebaran berikut tips menjaga pola makan sehat saat perayaan Idul Fitri.

Baca juga: 4 Cara Menghitung Berat Badan ideal

Kalori makanan khas Lebaran

Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), berikut daftar kalori beberapa makanan populer khas Lebaran:

  • Kalori nastar nanas per buah: 75 kkal
  • Kalori kacang goreng per 100 gram: 151 kkal
  • Kalori opor ayam per porsi: 392 kkal
  • Kalori rendang sapi per porsi: 468 kkal
  • Kalori semur daging sapi per porsi: 337 kkal
  • Kalori sambal goreng ati sapi per porsi: 346 kkal
  • Kalori ketupat per lima buah: 176 kkal

Untuk mencegah penumpukan kalori saat Idul Fitri, Anda perlu bijak menjaga pola makan dan diimbangi olahraga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Apakah Minum Air Putih Bisa Menurunkan Berat Badan?

Tips menjaga pola makan sehat saat Lebaran

Di tengah godaan sajian makanan khas Lebaran yang terhidang di meja makan, menjaga pola makan sehat saat merayakan Idul Fitri merupakan sesuatu yang cukup menantang.

Namun, demi kesehatan dan berat badan yang terkontrol, tak ada salahnya mengendalikan hawa nafsu setelah latihan berpuasa selama sebulan.

Berikut beberapa tips menjaga pola makan sehat saat Lebaran yang bisa dijajal:

Melansir Times of India, banyak orang cenderung gelap mata saat tersedia banyak hidangan di meja makan.

Namun, Anda perlu tetap mengontrol nafsu makan agar berat badan tidak melonjak setelah puasa karena makan berlebihan.

Caranya dengan makan dengan penuh kesadaran. Dengan menjaga kesadaran mengenai kebutuhan asupan, Anda bisa terhindar dari makan berlebihan. Baiknya menu Lebaran hanya dimakan sekali saja.

Baca juga: 6 Cara Menurunkan Berat Badan saat Makan Malam

  • Imbangi dengan sayur dan buah-buahan

Umumnya saat Lebaran tersedia banyak camilan tinggi gula dan kalori seperti nastar nanas dan kastengel.

Untuk mengimbanginya, jangan lupa makan serat sayur dan buah-buahan.
Sayur-sayuran yang tinggi serat dapat mencegah makan berlebihan.

Sedangkan buah-buahan dapat mengontrol keinginan mengonsumsi asupan manis seperti minuman es bersirup dan kue kering.

  • Jangan terus-terusan berada di dekat meja makan

Setelah kelar makan atau menikmati sajian menu lebaran, segera beranjak dan tinggalkan meja makan.

Ketika perut sudah terasa penuh, seharusnya otak bisa mengirimkan sinyal untuk berhenti makan.

Tapi, duduk mengitari suguhan makanan bisa mengaburkan sinyal rasa kenyang dan membuat Anda terus-terusan ingin makan padahal perut sudah penuh.

Baca juga: Waspada, Diam-diam Ada Bahaya Kesehatan di Balik Kriuk-nya Kerupuk

  • Sempatkan olahraga ringan

Kendati sedang merayakan Lebaran, jangan lupa untuk menyempatkan olahraga ringan setidaknya 30 menit di pagi atau sore hari.

Dengan olahraga dan menjaga pola makan saat Lebaran, Anda bisa mengurangi risiko masalah kesehatan seperti kolesterol, hipertensi, gula darah tinggi, sampai berat badan naik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.