Kompas.com - 12/05/2021, 20:00 WIB
Ilustrasi Lebaran. ThinkStockIlustrasi Lebaran.

KOMPAS.com - Idul Fitri 1422 Hijriah ini masih kita rayakan dalam situasi pandemi.

Karena itu, kita belum bisa bebas menemui sanak saudara untuk berlebaran bersama.

Meski terkesan berat, hal itu harus kita lakukan agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

Selain itu, kita juga tetap harus menegakan protokol kesehatan ketika menjalani sholat Ied.

Baca juga: Pernah Terinfeksi Covid-19, Perlukah Melakukan Vaksinasi?

Demi mencegah infeksi virus Corona, berikut panduan ibadah Idul Ftri 1442 Hijriah dari Kementerian kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Panduan Aman Melewati Lebaran di Tengah Pandemi
Idul Fitri 1422 Hijriah masih kita rayakan dalam situasi pandemi. Lalu bagaimana cara aman beribadah di hari lebaran ini?
Bagikan artikel ini melalui

1. Pembatasan jumlah jamaah sholat Idul Fitri

Menurut panduan Kemenkes, ibadah di masjid atau mushola hanya bisa dihadiri maksimal 50 persen dari kapasitas.

Pelaksanaan ibadah pun harus tetap menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun minimal 20 detik, dan menjaga jarak minimal satu meter.

Semua jamaah pun diwajibkan membawa sajadah dan alat sholat masing-masing.

Selain itu, petugas dan pengelola masjid wajib menunjuk petugas khusus yang memastikan seluruh jamaah telah menerapkan protokol kesehatan.

2. Larangan sholat idul fitri di masjid atau lapangan terbuka

Sholat Idul Fitri tetap bisa dilakukan di masjid atau lapangan terbuka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kulit Belang
Kulit Belang
PENYAKIT
Perut Buncit
Perut Buncit
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
Betis Bengkak

Betis Bengkak

Penyakit
Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Health
Pusar Sakit

Pusar Sakit

Penyakit
9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

Health
Jari Kaki Bengkak

Jari Kaki Bengkak

Penyakit
Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Health
Perut Bunyi

Perut Bunyi

Penyakit
IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

Health
Kejang Demam

Kejang Demam

Penyakit
9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.