Kompas.com - 27/05/2021, 18:00 WIB
Ilustrasi bangun tidur Pixabay/Katniss12Ilustrasi bangun tidur

Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh pengaruh tidur pada dua hormon penting yang menyebabkan lapar, yakni ghrelin dan leptin.

Baca juga: Pola Tidur Tidak Teratur Sebabkan Penyakit Jantung, Kenapa Begitu?

Ghrelin adalah hormon yang dilepaskan di perut untuk menandakan rasa lapar di otak.

Sementara itu, leptin adalah hormon yang dilepaskan dari sel lemak.

Hormon ini menekan rasa lapar dan memberi sinyal kenyang di otak.

Ketika seseorang tidak mendapatkan tidur yang cukup, tubuh membuat lebih banyak ghrelin dan lebih sedikit leptin sehingga membuat lapar dan meningkatkan nafsu makan.

3. Kurang tidur meningkatkan gairah makanan tinggi kalori

Kurang tidur dapat mengubah cara kerja otak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam sebuah studi berjudul “Frontal lobe metabolic decreases with sleep deprivation not totally reversed by recovery sleep”, kurang tidur dapat menjemukan aktivitas di lobus frontal otak, yakni bagian otak yang memengaruhi pengambilan keputusan dan pengendalian diri.

Oleh karena itu, kurang tidur dapat menyebabkan seseorang lebih sulit mengendalikan diri.

Selain itu, penelitian lain berjudul “Brief communication: Sleep curtailment in healthy young men is associated with decreased leptin levels, elevated ghrelin levels, and increased hunger and appetite” menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan keinginan pada makanan yang tinggi kalori, karbohidrat, dan lemak.

Penelitian lain pun mengungkapkan hal yang sama.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

Health
Trypophobia

Trypophobia

Penyakit
4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.