Kompas.com - 16/06/2021, 16:31 WIB

Kalsium dapat membantu mengikat oksalat di pencernaan, sehingga tidak menumpuk di ginjal.

Baca juga: Penyakit Batu Ginjal, Apakah Berbahaya?

2. Garam dan natrium berlebihan

Kadar natrium dan garam yang tinggi di dalam tubuh dapat memicu penumpukan kalsium dalam urine.

Garam dan natrium memang diperlukan tubuh. Namun, batasi konsumsinya agar tidak berlebihan.

Menurut Kementerian Kesehatan, batas aman konsumsi natrium sebesar 2.000 miligram, atau setara 1 sendok teh garam, atau 5 gram garam per hari.

Penderita penyakit batu ginjal wajib mencermati konsumsi garam, natrium atau sodium setiap hari.

Selain mengontrol porsi garam, periksa dengan cermat setiap label makanan, terutama makanan olahan dan cepat saji yang mengandung banyak natrium atau sodium.

3. Asupan protein hewani berlebihan

Protein adalah salah satu zat gizi penting untuk menunjang kinerja organ tubuh agar berfungsi normal.

Namun, makan protein hewani seperti daging sapi, babi, kambing, ayam, sampai bebek berlebihan dapat menaikkan kadar asam urat.

Tak hanya itu, makan protein hewani dalam jumlah besar juga bisa mengurangi kadar sitrat di dalam urine dan memperberat kinerja ginjal.

Sebagai informasi, sitrat adalah senyawa penting yang berfungsi mencegah pembentukan batu ginjal.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.