Kompas.com - 02/07/2021, 19:49 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

Setiap orang bisa mengalami burnout. Tapi, masalah kesehatan mental ini cenderung dialami orang dengan kepribadian perfeksionis.

Selain itu, orang dengan jam kerja tinggi, sedang merawat orang sakit, atau mengasuh anak di rumah juga rentan terkena burnout.

Baca juga: Stres Pandemi Covid-19 Sebabkan Family Burnout, Begini Baiknya...

Perbedaan burnout dan stres

Melansir HelpGuide, burnout adalah imbas dari tekanan atau stres yang berlebihan. Tapi, bukan sembarang tekanan. Stres tersebut sampai menguras fisik dan mental.

Orang yang stres biasa, terkadang biasanya masih mampu membayangkan solusi atas persoalannya, atau mampu mengendalikan tekanan yang sedang dihadapi. Dengan begitu, mereka punya jeda untuk merasa lebih baik.

Tidak demikian dengan burnout. Orang yang sudah berada di tahap burnout dapat merasa kosong, sangat lelah secara mental, tidak punya motivasi, dan acuh dengan sekitarnya.

Orang burnout cenderung tidak bisa melihat harapan atau sisi positif dari situasi yang tengah dihadapi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saking intensnya tekanan hidup, orang burnout jamak tidak sadar sedang bergelut dengan kelelahan jiwa raga ekstrem.

Baca juga: Kerja Terlalu Keras Bisa Picu Burnout, Begini Cara Mencegahnya

Berikut sekilas perbedaan burnout dan stres yang perlu diketahui.

Ciri-ciri stres:

  • Reaksinya cenderung antusias pada sesuatu
  • Emosi jadi sangat reaktif
  • Jadi terburu-buru dan hiperaktif
  • Kehilangan tenaga
  • Berujung pada gangguan kecemasan
  • Imbas utamanya merusak fisik

Ciri-ciri burnout:

  • Reaksinya cenderung cuek atau acuh
  • Emosi jadi tumpul seolah mati rasa
  • Jadi tidak berdaya dan putus asa
  • Kehilangan motivasi, semangat, dan harapan
  • Berujung pada depresi
  • Imbas utamanya merusak emosional

Stres dan burnout sama-sama berdampak buruk bagi kesehatan. Jika ada ciri-ciri burnout atau stres di atas dan kamu mulai kewalahan, ada baiknya segera mencari pertolongan tenaga kesehatan mental profesional.

Baca juga: 6 Ciri-ciri Depresi yang Tampak pada Aktivitas Sehari-hari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Penyakit
17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

Health
5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.