Kompas.com - 16/07/2021, 11:00 WIB
Ilustrasi makanan yang menjadi sumber vitamin D. iSTOCK/yulka3iceIlustrasi makanan yang menjadi sumber vitamin D.

Penelitian lain yang terbit pada jurnal Circulation tahun 2008 menunjukkan vitamin D berperan dalam mengurangi peluang terkena penyakit jantung.

Temuan dalam riset yang terbit pada American Journal of Clinical Nutrition tahun 2010 menunjukkan vitamin D mengurangi kemungkinan Anda terkena flu.

Hasil serupa juga didapatkan pada temuan yang terbit pada International Journal of Molecular Sciences tahun 2018.

2. Mengurangi depresi

Sebuah temuan dalam Journal of Internal Medicine tahun 2008 menunjukkan efek vitamin D dalam mengatur suasana hati dan menangkal depresi.

Penelitian terhadap orang dengan fibromyalgia yang terbit dalam Clinical Rheumatology tahun 2006 menemukan bahwa kekurangan vitamin D lebih sering terjadi pada mereka yang mengalami gangguan kecemasan dan depresi.

3. Membantu menurunkan berat badan

Salah satu manfaat vitamin D yang tidak disangka-sangka adalah membantu menurunkan berat badan.

Dalam penelitian di British Journal of Nutrition tahun 2008, peneliti menemukan orang yang mengonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D mampu menekan nafsu makan.

Baca juga: Waspadai, Bahaya Konsumsi Vitamin D Berlebihan

Selain itu, pada orang yang mengalami kelebihan berat badan, konsumsi vitamin D dalam menekan risiko penanda sakit jantung. Hal ini dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition tahun 2009.

4. Anak-anak lebih sehat

Melansir dari Medical News Today, kekurangan vitamin D juga dikaitkan dengan tekanan darah tinggi pada anak-anak.

Riset dalam Journal of Hypertension tahun 2018 menemukan hubungan antara vitamin D yang rendah dengan kekakuan arteri pada anak

American Academy of Allergy Asthma and Immunology (AAAAI) menunjukkan bahwa bukti menunjukkan hubungan antara paparan vitamin D yang rendah danpeningkatan risiko sensitivitas alergi.

5. Kehamilan yang sehat

Temuan dalam Journal of Midwifery and Women's Health tahun 2019 menemukan kekurangan vitamin D berpengaruh pada kelahiran prematur dan preeklampsia pada ibu hamil.

Beberapa dokter juga mengaitkan status vitamin D yang buruk pada diabetes gestasional dan vaginosis bakteri pada ibu hamil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Flu Tulang
Flu Tulang
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.