Kompas.com - 04/08/2021, 19:31 WIB
Sejumlah penderita Covid-19 mengalami insomnia ketika menjalani isolasi mandiri. SHUTTERSTOCKSejumlah penderita Covid-19 mengalami insomnia ketika menjalani isolasi mandiri.

KOMPAS.com - Insomnia selama awal kehamilan biasanya disebabkan oleh faktor-faktor seperti perubahan hormonal.

Melansir dari Medical News Today, sebuah studi 2018 terhadap 486 kehamilan, 44,2 persen mengalami susah tidur selama trimester pertama.

Studi tersebut menyimpulkan bahwa insomnia lebih mungkin terjadi pada mereka yang memiliki masalah tidur sebelum mereka hamil.

Namun, siapa pun bisa mengalami gangguan tidur saat hamil.

Insomnia cenderung memburuk saat kehamilan berlangsung tetapi dapat terjadi pada tahap apa pun.

Baca juga: Kenali Dampak Kanker terhadap Kehamilan

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

4 Cara Mengatasi Insomnia selama Awal Kehamilan
Insomnia selama awal kehamilan biasanya disebabkan oleh faktor-faktor seperti perubahan hormonal.
Bagikan artikel ini melalui

Pada trimester pertama, perubahan hormonal adalah penyebab yang paling mungkin.

Tingkat hormon progesteron tinggi selama trimester pertama dan ini dapat menyebabkan kantuk dan tidur di siang hari.

Selain perubahan hormonal, faktor-faktor yang dapat memperburuk insomnia meliputi:

  • kelaparan
  • makanan pedas, yang dapat menyebabkan masalah pencernaan, terutama jika dimakan menjelang waktu tidur
  • mual
  • kecemasan atau depresi
  • ketidaknyamanan fisik
  • sering ke kamar mandi
  • restless leg syndrome (RLS)

Penyebab lain yang kurang jelas termasuk kesulitan bernapas.

Kesulitan bernapas terkadang mengganggu seseorang di malam hari saat mereka hamil.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Health
10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Bentuk Puting Tidak Normal

Bentuk Puting Tidak Normal

Penyakit
11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Jari Tangan Kaku

Jari Tangan Kaku

Penyakit
Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Hipotermia

Hipotermia

Penyakit
Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Kaki Bengkak

Kaki Bengkak

Penyakit
7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Perut Terasa Panas

Perut Terasa Panas

Penyakit
Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Health
Infeksi Bakteri

Infeksi Bakteri

Penyakit
15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

Health
Kulit Mengelupas

Kulit Mengelupas

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.