Kompas.com - 25/08/2021, 15:00 WIB
Ilustrasi Covid-19 pada anak, anak positif Covid-19 melakukan isolasi mandiri di rumah. SHUTTERSTOCK/GargoniaIlustrasi Covid-19 pada anak, anak positif Covid-19 melakukan isolasi mandiri di rumah.

KOMPAS.com - Virus corona varian Delta dapat menginfeksi siapa saja, termasuk anak-anak.

Hal ini cukup berbeda jika dibandingkan virus corona varian sebelumnya.

Menurut Healthline, virus corona varian sebelumnya sangat sedikit menyerang anak-anak.

Varian Delta ini memang telah banyak menginfeksi anak-anak, terutama mereka yang berusia di bawah 12 tahun dan belum menerima vaksin.

Direktur Pusat Pendidikan Vaksin dan dokter yang hadir di divisi penyakit menular di Rumah Sakit Anak Philadelphia, Amerika Serikat kepada Healthline menuturkan bahwa varian Delta memang lebih menular, termasuk pada kalangan anak-anak.

Selain itu, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), varian Delta dua kali lebih menular daripada varian sebelumnya.

Baca juga: Gejala Badai Sitokin pada Pasien Covid-19 yang Harus Diwaspadai

Data juga menunjukkan bahwa hal itu dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah pada orang yang tidak divaksinasi.

Karena sebagian besar anak-anak tidak divaksinasi, hal ini menempatkan mereka dalam kategori risiko yang lebih tinggi untuk tertular virus corona varian Delta.

Ada beberapa gejala utama yang dialami anak-anak ketika ia terinfeksi virus corona varian Delta.

Yale Medicine melaporkan bahwa batuk dan kehilangan penciuman lebih jarang terjadi pada varian Delta, sementara sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, dan demam adalah beberapa gejala utama.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Coxsackie
Coxsackie
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.