Kompas.com - 01/09/2021, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Gangguan kepribadian narsistik adalah kondisi kesehatan mental dengan ciri-ciri yang mungkin termasuk kebutuhan yang berlebihan akan perhatian, rasa mementingkan diri sendiri, dan kurangnya empati.

Seseorang yang narsis mungkin terlalu peduli dengan penampilan mereka atau memiliki sedikit waktu untuk fokus pada orang lain.

Namun, hal ini bukanlah tanda bahwa seseorang pasti memiliki gangguan kepribadian narsistik (narcissistic personality disorder/NPD).

Pada dasarnya, setiap orang memiliki egoisme masing-masing meskipun kadarnya berbeda-beda.

Namun, orang dengan NPD merasa sulit untuk tidak fokus pada diri mereka sendiri dan mungkin tidak menyadari bahwa mereka melakukan ini.

Baca juga: Kenali Apa itu Body Shaming dan Efek Buruknya Pada Kesehatan Mental

 

NPD adalah kondisi jangka panjang yang secara signifikan mempengaruhi hubungan dan fungsi emosional seseorang.

Menurut American Psychiatric Association (APA), NPD didefinisikan sebagai gangguan kepribadian yang melibatkan pola kebutuhan akan kekaguman dan kurangnya empati terhadap orang lain.

Orang dengan NPD mungkin memiliki rasa mementingkan diri sendiri yang berlebihan.

Mereka sering kurang empati dan mungkin memiliki sedikit minat dalam mengembangkan hubungan intim dengan orang lain.

Sementara seseorang dengan NPD mungkin tampak terlalu percaya diri, mereka sering kali memiliki harga diri yang rendah.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.