Kompas.com - 07/09/2021, 19:01 WIB
Ilustrasi pusing, sulit berpikir jernih, gejala tekanan darah rendah Shutterstock/jaojormamiIlustrasi pusing, sulit berpikir jernih, gejala tekanan darah rendah

Selain itu, stoking ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan tekanan darah rendah dan melancarkan aliran darah.

Baca juga: 4 Makanan untuk Penderita Tekanan Darah Rendah

4. Perhatikan posisi tubuh

Tekanan darah rendah terkadang juga bisa muncul ketika seseorang tiba-tiba beranjak dari tempat duduk atau bangun dari tempat tidur.

Jika Anda merasakan gejala tekanan darah rendah ini, coba silangkan kaki. Atau, letakkan salah satu kaki di kursi lalu condongkan tubh ke depan.

Gerakan ini dapat mendorong aliran darah dari kaki ke jantung dan meningkatkan tekanan darah.

5. Ubah pola makan

Untuk mencegah tekanan darah turun setelah makan, coba ubah pola makan dengan mengonsumsi asupan dalam porsi kecil beberapa kali sehari.

Selain itu, batasi makanan tinggi karbohidrat seperti kentang, nasi putih, pasta, dan roti.

Baca juga: 9 Penyebab Tekanan Darah Rendah

6. Rutin olahraga

Untuk menjaga kebugaran dan tekanan darah tetap stabil, Anda perlu olahraga rutin 30 menit minimal dua kali seminggu.

Pilih jenis olahraga kardio yang dapat membantu meningkatkan detak jantung. Selain itu, pilih waktu yang tepat. Hindari olahraga saat panas dan lembap.

7. Minum obat tekanan darah rendah

Cara mengatasi tekanan darah rendah yang parah sampai mengganggu aktivitas sehari-hari biasanya memerlukan terapi obat.

Jenis obat tekanan darah rendah yang diresepkan dokter ada yang bekerja dengan meningkatkan volume darah hingga mencegah pembuluh darah terlalu longgar.

Sedangkan tekanan darah rendah yang menimbulkan gejala ringan biasanya tidak membutuhkan pengobatan.

Penderita cukup menjalankan beberapa modifikasi gaya hidup sederhana di atas.

Baca juga: 13 Penyebab Hipotensi yang Perlu Diwaspadai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.