Kompas.com - 07/09/2021, 19:01 WIB
Ilustrasi pusing, sulit berpikir jernih, gejala tekanan darah rendah Shutterstock/jaojormamiIlustrasi pusing, sulit berpikir jernih, gejala tekanan darah rendah

KOMPAS.com - Tekanan darah rendah adalah kondisi saat cek tensi hasilnya 90/60 mmHg atau di bawahnya.

Melansir NHS, beberapa gejala tekanan darah rendah, antara lain:

  • Pusing atau sakit kepala
  • Tidak enak badan
  • Pandangan kabur
  • Badan terasa lemas
  • Bingung

Baca juga: 6 Gejala Tekanan Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Jika tekanan darah terlalu rendah, penderita masalah kesehatan ini bisa pingsan.

Cara mengatasi tekanan darah rendah perlu disesuaikan dengan penyebab, usia, kondisi kesehatan secara keseluruhan, sampai jenis penyakit.

Dilansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa di antaranya:

1. Banyak minum air putih

Minum lebih banyak air putih dapat membantu meningkatkan volume darah dan mencegah dehidrasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keduanya penting untuk membantu mengatasi tekanan darah rendah.

2. Konsumsi garam lebih banyak jika memungkinkan

Apabila kondisi kesehatan memungkinkan, penderita tekanan darah rendah terkadang disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak garam dan natrium.

Namun, rekomendasi ini tidak berlaku untuk kalangan lansia serta orang dewasa dengan riwayat penyakit kronis.

3. Gunakan stoking kompresi

Stoking kompresi adalah stoking elastis yang biasanya digunakan untuk membantu meredakan nyeri ketika varises bengkak.

Selain itu, stoking ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan tekanan darah rendah dan melancarkan aliran darah.

Baca juga: 4 Makanan untuk Penderita Tekanan Darah Rendah

4. Perhatikan posisi tubuh

Tekanan darah rendah terkadang juga bisa muncul ketika seseorang tiba-tiba beranjak dari tempat duduk atau bangun dari tempat tidur.

Jika Anda merasakan gejala tekanan darah rendah ini, coba silangkan kaki. Atau, letakkan salah satu kaki di kursi lalu condongkan tubh ke depan.

Gerakan ini dapat mendorong aliran darah dari kaki ke jantung dan meningkatkan tekanan darah.

5. Ubah pola makan

Untuk mencegah tekanan darah turun setelah makan, coba ubah pola makan dengan mengonsumsi asupan dalam porsi kecil beberapa kali sehari.

Selain itu, batasi makanan tinggi karbohidrat seperti kentang, nasi putih, pasta, dan roti.

Baca juga: 9 Penyebab Tekanan Darah Rendah

6. Rutin olahraga

Untuk menjaga kebugaran dan tekanan darah tetap stabil, Anda perlu olahraga rutin 30 menit minimal dua kali seminggu.

Pilih jenis olahraga kardio yang dapat membantu meningkatkan detak jantung. Selain itu, pilih waktu yang tepat. Hindari olahraga saat panas dan lembap.

7. Minum obat tekanan darah rendah

Cara mengatasi tekanan darah rendah yang parah sampai mengganggu aktivitas sehari-hari biasanya memerlukan terapi obat.

Jenis obat tekanan darah rendah yang diresepkan dokter ada yang bekerja dengan meningkatkan volume darah hingga mencegah pembuluh darah terlalu longgar.

Sedangkan tekanan darah rendah yang menimbulkan gejala ringan biasanya tidak membutuhkan pengobatan.

Penderita cukup menjalankan beberapa modifikasi gaya hidup sederhana di atas.

Baca juga: 13 Penyebab Hipotensi yang Perlu Diwaspadai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Iskemia
Iskemia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.