Kompas.com - 26/09/2021, 18:01 WIB

Hal ini disebabkan mi instan merupakan makanan ultra proses, yaitu makanan yang diproses di pabrik dalam jumlah besar dan menjadi produk industri.

Selain itu, makanan ultra proses juga diolah dengan berbagai cara dan ditambahkan bahan-bahan yang pada umumnya tidak dijumpai di dapur rumah, misalnya kasein dan laktosa.

Maka dari itu, makanan-makanan ultra proses, serta kudapan yang dilengkapi SKM harus diperhatikan jumlah konsumsinya agar asupan gizi harian tetap terpenuhi.

Konsumsi gula dan makanan ultra proses yang berlebihan dapat memicu masalah kesehatan di masa depan, seperti:

Baca juga: 5 Cara Mencegah Stunting pada Anak

“Jadilah sensitif karena badan Anda diciptakan Tuhan untuk memberikan warning sebelum segala sesuatunya menjadi lebih parah. Yang repot adalah kalau warning system-nya nggak berjalan,” pungkasnya.

Penjelasan BPOM soal konsumsi susu kental manis

Dilansir dari laman resminya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan bahwa sekalipun termasuk sebagai produk susu, SKM tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya sumber gizi.

BPOM juga menekankan SKM tidak boleh digunakan untuk menggantikan air susu ibu (ASI) dan tidak cocok untuk dikonsumsi oleh bayi sampai usia 12 bulan.

"Masyarakat diminta bijak dalam mengonsumsi SKM dengan memperhatikan kandungan gizi, termasuk kandungan gula pada label informasi nilai gizi," tulis BPOM dalam laman resminya, pom.go.id, Kamis (23/9/2021).

Selain itu, SKM tidak dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai hidangan tunggal berupa minuman susu.

Baca juga: 6 Bahaya Obesitas pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Tapi, BPOM menyatakan, susu kental masih dapat digunakan sebagai topping, pelengkap, atau campuran pada makanan atau minuman, seperti roti, martabak, kopi, dan teh.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.