Kompas.com - 26/09/2021, 14:00 WIB
Ilustrasi bahaya konsumsi susu kental manis sehari-hari untuk kesehatan. PIXABAY/THEUJULALALIlustrasi bahaya konsumsi susu kental manis sehari-hari untuk kesehatan.

KOMPAS.com - Susu kental manis (SKM) merupakan salah satu dari jenis produk susu yang familier di masyarakat.

Memiliki tekstur yang kental dan bercita rasa manis, membuat kental manis disukai banyak orang, terutama anak-anak.

Susu kental manis kerap digunakan sebagai penambah cita rasa dari makanan ataupun minuman.

Baca juga: 5 Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebihan, Tak Hanya Diabetes

Tidak sedikit orang tua bahkan mungkin memberikan SKM dengan cara diencerkan kepada anak-anak karena dianggap seperti susu formula.

Rasa manis dalam SKM pada akhirnya memberikan dorongan juga kepada anak-anak dan balita untuk selalu ingin merasakannya lagi dan lagi.

Padahal di balik rasa manisnya tersebut, susu kental manis bisa menyebabkan masalah kesehatan di kemudian hari jika dikonsumsi secara berlebihan.

Kandungan gizi susu kental manis

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Dokter dan Ahli Gizi Masyarakat, Dr. dr. Tan Shot Yen, M. Hum, kandungan gula di dalam susu kental manis tergolong cukup tinggi, yakni mencapai 40-50 persen.

Dalam takaran satu sendok makan, susu kental manis kurang lebih bisa mengandung gizi berikut:

  • Energi: 62 kalori
  • Lemak: 2 gram
  • Karbohidrat (gula): 10 gram 
  • Protein: 1,5 gram
  • Kalsium: 54 mg
  • Potasium: 36 mg
  • Magnesium: 5 mg

Baca juga: 11 Alasan Konsumsi Gula Berlebihan Buruk untuk Kesehatan

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sendiri tidak menganjurkan SKM untuk disajikan sebagai hidangan tunggal berupa minuman susu.

BPOM juga telah menyatakan susu kental manis tidak dapat digunakan untuk menggantikan air susu ibu (ASI) dan tidak cocok untuk dikonsumsi oleh bayi sampai usia 12 bulan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.