Kompas.com - 30/09/2021, 20:00 WIB
Seseorang yang insomnia bisa saja menghabiskan waktu tidur delapan jam tetapi dia masih merasa kelelahan dan tidak segar di pagi harinya, kemungkinan itu juga merupakan tanda insomnia. PEXELS/ANDREA PIACQUADIOSeseorang yang insomnia bisa saja menghabiskan waktu tidur delapan jam tetapi dia masih merasa kelelahan dan tidak segar di pagi harinya, kemungkinan itu juga merupakan tanda insomnia.

KOMPAS.com - Kuantitas dan kualitas tidur yang cukup penting agar tubuh tetap sehat, baik secara mental maupun fisik.

Sementara bagi beberapa orang tidur merupakan urusan yang mudah, tidur bisa menjadi perjuangan bagi beberapa orang lainnya.

 

Ketika badan sudah mengantuk, tetapi sayangnya mata belum bersedia untuk tertidur sehingga menyebabkan seseorang mengalami kurang tidur.

Baca juga: Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kurang tidur dapat mengganggu kemampuan Anda untuk fokus pada tugas sehari-hari sehingga memengaruhi kinerja Anda di tempat kerja atau sekolah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi ini juga dapat membahayakan kesehatan dalam beberapa cara.

Insomnia jangka panjang (ketidakmampuan untuk tidur) dapat menyebabkan berbagai kondisi medis, seperti tekanan darah tinggi, obesitas, penyakit jantung, dan gangguan mental, termasuk kecemasan dan depresi.

Jumlah tidur yang dibutuhkan dapat bervariasi sesuai usia.

  • Bayi (0 hingga 3 bulan): 14 sampai 17 jam
  • Bayi (4 hingga 11 bulan): 12 hingga 15 jam
  • Balita (1 hingga 2 tahun): 11 sampai 14 jam
  • Anak usia pra sekolah (3 sampai 5 tahun): 10 sampai 13 jam
  • Anak usia sekolah (6 sampai 13 tahun): 9 sampai 11 jam
  • Remaja (14 sampai 17 tahun): 8 sampai 10 jam
  • Dewasa: 7 sampai 9 jam
  • Orang dewasa yang lebih tua (usia 65 tahun ke atas): 7 sampai 8 jam

Cara tidur cepat dalam 2 menit

Tertidur dalam waktu singkat, seperti dalam 2 menit, dapat dicapai dengan mengikuti tips dan ritual tidur tertentu.

Namun, Anda perlu mengikuti rutinitas ini setiap hari untuk melatih otak agar cepat tertidur.

Salah satunya adalah teknik yang dipraktikkan oleh militer Amerika Serikat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

Health
Penis Bengkak

Penis Bengkak

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Health
Fibroadenoma

Fibroadenoma

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Health
Iritabilitas

Iritabilitas

Penyakit
11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Health
Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih

Penyakit
2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

Health
Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa

Penyakit
3 Cara Aman Membersihkan Telinga

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

Health
Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.