Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/10/2021, 11:01 WIB

KOMPAS.com - Cegukan adalah refleks suara yang muncul saat diafragma atau otot pemisah dada dan perut berkontraksi.

Setiap otot diafragma berkontraksi, pita suara akan menutup dengan tiba-tiba, dan menghasilkan suara khas cegukan “hik”.

Melansir WebMD, cegukan biasanya muncul setelah seseorang banyak makan, minum minuman beralkohol dan bersoda, atau stres.

Namun, di beberapa kasus, sering cegukan juga bisa jadi gejala suatu penyakit. Kondisi ini biasanya terjadi berkepanjangan dan menyebabkan masalah kesehatan lain.

Baca juga: 10 Cara Mudah Menghilangkan Cegukan Tanpa Minum

Sering cegukan bisa jadi gejala sakit apa?

Penyebab sering cegukan atau cegukan kronis bisa berasal dari banyak hal seperti gangguan saraf diafragma, penyakit yang menyerang sistem saraf pusat, atau gangguan metabolisme.

Dilansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa kemungkinan sering cegukan bisa jadi gejala sakit apa saja:

  • Tumor, kista, atau gondok di leher
  • Penyakit asam lambung
  • Radang tenggorokan atau laringitis
  • Radang otak
  • Meningitis
  • Multiple sclerosis
  • Stroke
  • Diabetes
  • Penyakit ginjal
  • Gangguan keseimbangan elektrolit
  • Masalah kesehatan mental seperti gangguan kecemasan

Sering cegukan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti makan jadi gampang tersedak, tidur jadi tidak nyenyak, susah bicara lancar, atau proses penyembuhan luka operasi jadi lebih lama.

Baca juga: Penyebab Cegukan dan Cara Mengatasinya

Cara mengetahui penyebab sering cegukan

Untuk mengetahui dengan pasti sering cegukan bisa jadi gejala apa, segera konsultasikan ke dokter.

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan merekomendasikan tes, seperti:

  • Pemeriksaan sinar-X
  • CT-scan
  • MRI

Baca juga: 8 Cara Menghilangkan Cegukan saat Puasa

Kapan perlu waspada saat sering cegukan?

Jika Anda khawatir sering cegukan terkait gejala suatu penyakit, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter.

Terutama jika cegukan terjadi lebih dari dua hari. Atau, apabila sering cegukan cukup parah sampai mengganggu makan, bernapas, tidur, atau menyebabkan stres.

Selain itu, waspadai jika sering cegukan disertai gejala sakit perut, demam, sesak napas, muntah, atau batuk darah.

Baca juga: 3 Cara Mengatasi Bayi Tersedak ASI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+