Kompas.com - 12/10/2021, 22:01 WIB

KOMPAS.com - Penyakit radang sendi adalah peradangan yang menyerang salah satu atau beberapa sendi.

Dilansir dari Healthline, terdapat lebih dari 100 jenis radang sendi dengan penyebab dan gejala yang berbeda-beda.

Namun, jenis yang paling kerap diidap yakni osteoarthritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA).

Penyakit yang di dunia kesehatan dikenal dengan arthritis ini kerap menyerang kalangan lansia, terutama pada wanita dan pemilik bobot tubuh berlebih.

Baca juga: Radang Sendi: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati

Penyebab radang sendi

Penyebab radang sendi biasanya tidak tunggal atau dipicu dari beberapa hal. Melansir Medical News Today, berikut beberapa di antaranya:

  • Cedera, seperti pada penyakit artritis degeneratif
  • Gangguan metabolisme, seperti pada asam urat dan gout
  • Infeksi, seperti pada radang sendi penyakit lyme
  • Gangguan sistem daya tahan tubuh, seperti pada penyakit rheumatoid arthritis

Kendati ada beberapa penyebab radang sendi yang pasti diketahui, sebagian penyakit ini tidak memiliki penyebab yang jelas dan kemunculannya tidak dapat diprediksi.

Beberapa orang cenderung mengidap radang sendi karena dipengaruhi faktor risiko tertentu.

Baca juga: 6 Obat Radang Sendi dan Fungsinya

Faktor risiko radang sendi

Ada beberapa faktor yang meningkatkan peluang seseorang lebih rawan terkena radang sendi, di antaranya:

  • Usia lanjut
  • Wanita, 60 persen penderita radang sendi adalah wanita
  • Faktor genetik atau keturunan
  • Kegemukan dan obesitas
  • Kerap menekuk lutut atau jongkok berulang
  • Tekanan darah tinggi
  • Kebiasaan merokok

Baca juga: Mengenal Macam-macam Sendi, Fungsi, dan Contohnya

Gejala radang sendi

Terdapat beberapa gejala radang sendi yang kerap dirasakan penderitanya, antara lain:

  • Nyeri sendi
  • Sendi kaku
  • Sendi bengkak
  • Kulit di sekitar sendi yang meradang ruam
  • Bagian tubuh yang sendinya meradang susah digerakkan
  • Badan mudah lelah
  • Tidak nafsu makan
  • Anemia atau sel darah merah berkurang

Penyakit radang sendi bisa dideteksi lewat pemeriksaan fisik untuk memeriksa cairan di sekitar sendi dan kondisi sendi.

Selain itu, dokter juga merekomendasikan pemeriksaan X-ray, MRI, atau CT scan untuk melihat kondisi tulang rawan.

Tak hanya mengenali penyebab radang sendi, setiap orang juga perlu mengenali gejala penyakit ini agar bisa segera dideteksi dan diberikan penanganan medis tepat sebelum terlambat.

Baca juga: 8 Obat Nyeri Otot

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.