Kompas.com - 17/12/2021, 20:01 WIB

KOMPAS.com - Kaki bengkak adalah salah satu masalah kesehatan yang kerap bikin ketar-ketir dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bengkak pada kaki ini bisa muncul di pergelangan kaki, punggung kaki, tungkai, atau seluruh bagian kaki.

Penyebab kaki bengkak bisa beragam; seperti cedera, infeksi, efek asupan dan obat, sampai tanda suatu penyakit. Kenali beberapa di antaranya.

Baca juga: Kaki Bengkak Pasca Melahirkan, Begini Cara Mengatasinya…

Penyebab kaki bengkak

Melansir Medical News Today, terdapat beberapa kemungkinan penyebab kaki bengkak, antara lain:

  • Edema

Edema adalah pembengkakan karena cairan menumpuk di salah satu jaringan tubuh. Bengkak edema ditandai dengan kulit yang mengkilap, bengkak tetap berlekuk setelah ditekan, bengkak tersa tidak nyaman, sampai susah berjalan.

  • Cedera

Cedera pada kaki seperti terkilir dan ligamen terlalu meregang juga bisa menyebabkan kaki bengkak.

  • Hamil

Ibu hamil biasanya merasakan kaki bengkak karena penumpukan cairan dan tekanan pada pembuluh darah vena meningkat.

  • Preeklamsia

Ibu hamil perlu waspada apabila kaki bengkak muncul tiba-tiba dan bengkaknya parah. Kondisi ini bisa jadi tanda preeklamsia. Selain kaki bengkak, gejala lainnya yakni sakit kepala, pusing, muntah, dan ganggua penglihatan.

  • Faktor gaya hidup

Terlalu lama duduk dan kurang bergerak, memakai sepatu kekecilan, atau kelebihan berat badan juga bisa menyebabkan kaki bengkak.

Baca juga: 7 Penyebab Kaki Bengkak Terkait Gejala Penyakit Apa Saja

  • Efek samping obat tertentu

Beberapa obat seperti terapi hormon, penurun tekanan darah, steroid, antidepresan, antiperadangan, pengontrol tekanan darah juga bisa memiliki efek samping kaki bengkak.

  • Minum alkohol berlebihan

Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan cairan tertahan di beberapa bagian tubuh, seperti kaki. Kondisi ini bisa menyebabkan kaki bengkak.

  • Cuaca panas

Ketika tubuh kepanasan, kaki bisa bengkak karena pembuluh darah melebar. Pelebaran pembuluh darah ini tujuannya untuk mendinginkan tubuh.

  • Infeksi

Penyebab kaki bengkak juga bisa berasal dari infeksi pada luka atau lecet di bagian kaki.

  • Insufisiensi vena

Insufisiensi vena terjadi ketika aliran darah ke seluruh tubuh terganggu. Kondisi ini bisa disebabkan kerusakan katup, sehingga darah bocor ke pembuluh darah dan memicu penumpukan cairan di tubuh bagian bawah.

Baca juga: 3 Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

  • Pengentalan darah

Pengentalan darah terjadi ketika darah tidak dapat mengalir lancar. Dampaknya, trombosit darah saling menempel dan membentuk gumpalan, termasuk di kaki. Kondisi ini bisa berbahaya karena memicu penyumbatan pembuluh darah.

  • Limfedema

Limfedema adalah gangguan kelenjar getah bening yang membuat cairan menumpuk di sistem limfatik. Kondisi ini rawan menyebabkan infeksi, luka susah sembuh, sampai sesak napas.

  • Penyakit jantung

Kaki bengkak juga bisa jadi tanda penyakit jantung. Ketika jantung bermasalah, jantung tidak dapat memompa darah dengan lancar. Akibatnya, tungkai, pergelangan kaki, telapak kaki bengkak. Selain kaki bengkak, penderita juga merasakan sesak napas, lemas, batuk, perut bengkak, mual, atau muntah.

  • Penyakit liver

Penyakit liver dapat menghambat produksi albumin. Albumin adalah protein yang membantu menghentikan kebocoran darah dari pembuluh darah. Ketika albumin berkurang, cairan bisa menumpuk di kaki.

  • Penyakit ginjal

Penyebab kaki bengkak terkadang berasal dari penyakit ginjal. Selain kaki bengkak, gejala penyakit ginjal lainnya yakni susah kencing, sesak napas, mengantuk, lemas, dada sakit, kejang, mual, dan merasa kebingungan.

Baca juga: Kaki Bengkak setelah Melahirkan: Penyebab dan Cara Mengatasi

Cara mengatasi kaki bengkak

Cara mengatasi kaki bengkak perlu disesuaikan dengan akar penyebabnya. Terutama jika kaki bengkak terkait suatu penyakit.

Di luar penyakit tertentu, kaki bengkak bisa diatasi dengan beberapa cara sederhana. Melansir NHS, berikut beberapa di antaranya:

  • Berbaring dan ganjal kaki bengkak dengan bantal
  • Lakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki untuk melancarkan aliran darah
  • Gunakan sepatu yang nyaman, tidak kesempitan, hak rendah atau datar, dan sol lembut
  • Jaga kebersihan kaki dengan mencucinya sampai bersih dan mengeringkannya sampai tuntas untuk mencegah infeksi
  • Jangan terlalu lama berdiri atau duduk di satu posisi yang sama untuk waktu yang lama. Setiap 30 menit, upayakan untuk melakukan peregangan

Jika beragam cara mengatasi kaki bengkak di atas sudah dijajal tapi masalah kesehatan ini tak kunjung sembuh, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan merekomendasikan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui penyebab kaki bengkak. Setelah itu, penderita bakal diobati sesuai akar penyakit.

Baca juga: Kenali Ciri-ciri Kaki Bengkak Karena Jantung Bermasalah

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.