Kompas.com - 03/02/2022, 10:01 WIB

KOMPAS.com - Penyebab paling umum infeksi otak adalah beberapa jenis bakteri dan virus.

Penyakit ini perlu diwaspadai. Pasalnya, infeksi otak dapat merusak otak, memicu stroke, bahkan menyebabkan kematian.

Infeksi otak dapat menyerang jaringan otak, selaput selubung otak, sumsum tulang belakang, atau organ sekitarnya.

Baca juga: 4 Gejala Infeksi Otak sesuai Jenisnya

Dilansir dari Emedicine, ada beberapa jenis infeksi otak yang biasanya menyerang.

Di antaranya meningitis, ensefalitis, myelitis, dan abses otak. Kenali penyebab dan cara mencegah penyakit ini.

Penyebab infeksi otak

Melansir Verywell Health, ada beberapa kemungkinan penyebab infeksi otak, antara lain:

  • Virus

Virus herpes simpleks, virus varicella zoster, cytomegalovirus, virus epstein-barr, virus influenza, virus penyebab penyakit zika dan west nile dapat menyebabkan infeksi otak.

Infeksi otak karena virus dapat menyerang otak, sumsum tulang belakang, dan organ sekitarnya.

  • Bakteri

Infeksi otak juga bisa disebabkan Streptococcus pneumoniae, grup B Streptococcus, Neisseria meningitidis, Haemophilus influenzae, dan Listeria monocytogenes.

Jenis infeksi otak karena bakteri biasanya lebih sering menyerang ketimbang virus.

Baca juga: Apa Itu Radang Otak?

  • Jamur

Infeksi jamur yang menyerang otak biasanya disebabkan jamur aspergillus, blastomyces, coccidioides, atau cryptococcus.

  • Parasit

Infeksi otak bisa disebabkan oleh parasit toksoplasmosis, sistiserkosis, schistosomiasis, atau strongyloides.

  • Gangguan sistem kekebalan tubuh

Gangguan sistem kekebalan tubuh bisa meningkatkan risiko seseorang terkena infeksi otak.

Penderita HIV/AIDS rawan terkena infeksi otak jenis abses otak. Sedangkan penyakit multiple sclerosis dapat menyebabkan mielitis.

Baca juga: Bagaimana Infeksi Toksoplasma Bisa Sebabkan Radang Otak?

Cara mencegah infeksi otak

Penyakit infeksi otak rentan menular. Virus dan bakteri penyebab infeksi otak bisa menyebar lewat kontak dekat, lewat cairan pernapasan, atau saat berbagi makanan dan bergantian alat makan dengan penderita.

Penyakit ini tidak selalu dapat dicegah. Namun, beberapa kuman penyebab infeksi otak kini bisa dicegah dengan bantuan vaksin. Berikut beberapa cara mencegah infeksi otak:

  • Dapatkan vaksin meningokokus untuk mencegah meningitis, vaksin pneumokokus untuk melindungi diri dari infeksi S. pneumoniae, dan vaksin HIB untuk melindungi diri dari infeksi Haemophilus influenzae tipe B
  • Untuk mencegah infeksi virus dan bakteri yang dapat menyebar ke otak, jaga kebersihan dengan rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan hindari kontak dengan orang sakit
  • Untuk melindungi diri Anda dari penyakit yang ditularkan oleh nyamuk atau kutu yang dapat menyebabkan infeksi otak, gunakan obat nyamuk dan pilihlah baju lengan panjang dan celana panjang saat berada di luar ruangan
  • Jaga kebersihan diri dan lingkungan, termasuk mencegah genangan air tempat bersarangnya nyamuk biang penyakit

Infeksi otak adalah penyakit berbahaya yang bisa mengancam jika. Jika Anda berisiko terkena penyakit ini atau ada orang terdekat yang merasakan gejala infeksi otak, segera dapatkan pengobatan yang tepat.

Baca juga: 8 Gejala Awal Tumor Otak yang Perlu Diwaspadai

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.