Kompas.com - 07/02/2022, 15:01 WIB

KOMPAS.com - Penyakit jantung bawaan adalah penyakit jantung yang muncul sejak si kecil lahir.

Penyakit jantung bawaan terjadi akibat pembentukan organ jantung yang tidak sempurna pada tahap awal perkembangan janin di dalam kandungan.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, sebanyak delapan dari 1.000 bayi lahir dengan penyakit jantung bawaan.

Baca juga: Gejala Kelainan Jantung Bawaan pada Bayi, Anak, dan Dewasa

Kelainan bawaan ini termasuk jenis yang paling sering dialami bayi jika dibandingkan dengan kelainan bawaan lain, seperti kelainan bawaan saluran cerna, paru, ginjal, sampai anggota gerak.

Terdapat beragam jenis penyakit jantung bawaan. Ada yang membuat sekat ruang antar-jantung berlubang, katup atau pembuluh darah ke jantung menyempit, atau konfigurasi jantung dan pembuluh darah tidak normal.

Beragam kelainan struktur jantung tersebut bisa tunggal atau kombinasi, sehingga menyebabkan penyakit jantung bawaan kompleks.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada masakah kesehatan ini, kenali beberapa gejala penyakit jantung bawaan pada bayi dan anak yang perlu diwaspadai.

Baca juga: 8 Penyebab Penyakit Jantung Bawaan, Bisa dari Rokok sampai Virus

Gejala penyakit jantung bawaan

Dilansir dari laman resmi Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, beberapa gejala penyakit jantung bawaan yang pantang disepelekan para orangtua di antaranya:

  • Bayi tidak mampu mengisap susu dengan baik. Orangtua perlu waspada jika saat menyusu bayi gampang lelah, napasnya memburu, banyak berkeringat, sampai aktivitas menyusu sering terhenti di tengah jalan
  • Gampang capai atau sesak napas saat beraktivitas. Gejala pada anak yang lebih besar ini tampak ketika si kecil bermain, berlari, atau jalan agak jauh
  • Sering terkena penyakit saluran pernapasan atas atau mengalami infeksi paru. Kondisi ini disebabkan daya tahan anak dengan penyakit jantung bawaan lemah karena minimnya asupan ASI sejak dini
  • Kenaikan berat badan relatif lambat atau berat badan susah naik
  • Tumbuh kembang anak lebih lambat dibandingkan anak seumurannya
  • Bibir dan kuku jari tangan serta kaki terlihat kebiruan. Bibir dan kuku kebiruan ini semakin kentara ketika si kecil menangis atau banyak beraktivitas
  • Ada kelainan bunyi jantung atau bising jantung

Sekitar 30 persen penderita biasanya mulai menunjukkan gejala penyakit jantung bawaan pada minggu-minggu pertama kelahiran.

Baca juga: 18 Jenis Kelainan Jantung Bawaan

Cara mendeteksi penyakit jantung bawaan

Orangtua yang mendapati beberapa gejala penyakit jantung bawaan di atas ada baiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Dokter dapat mendeteksi penyakit ini dengan melakukan pemeriksaan fisik pada bayi atau anak.

Untuk menegakkan diagnosis, dokter biasanya juga menyarankan penderita menjalani pemeriksaan elektrokardiografi (EKG), foto rontgen dada, USG jantung, MSCT jantung, MRI jantung, atau kateterisasi jantung dan angiografi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.