Kompas.com - 08/04/2022, 10:01 WIB

KOMPAS.com - Infeksi bakteri salmonella dapat menyebabkan penyakit menular yang menyerang gangguan pencernaan.

Penyakit ini biasanya tidak berbahaya. Tapi, ketika menginfeksi bayi, anak kecil, kalangan lansia, ibu hamil, orang yang menjalani donor organ, atau pemilik daya tahan tubuh lemah bisa berdampak fatal.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada masalah kesehatan ini, kenali apa itu salmonella dan jenis penyakit yang disebabkan bakteri ini.

Baca juga: 10 Gejala Tipes yang Perlu Diwaspadai

Apa itu salmonella?

Dikutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), salmonella adalah bakteri yang kali pertama ditemukan ilmuwan Amerika bernama Daniel E. Salmon pada 1885.

Salmonella biasanya hidup di tubuh hewan liar dan peliharaan seperti ayam, bebek, burung, babi, sapi, tikus, iguana, kura-kurang, anjing, dan kucing.

Manusia terkadang bisa terinfeksi bakteri ini ketika kontak atau mengonsumsi hewan tersebut.

Terutama saat makan daging yang tidak dimasak sampai matang, telur mentah atau setengah matang, susu yang belum dipasterurisasi, atau sayur dan buah yang tidak dicuci dengan bersih.

Selain itu, orang juga bisa terinfeksi salmonella saat menyentuh atau mengonsumsi makanan yang disiapkan di peralatan masak, atau tangan yang sebelumnya telah tercemar bakteri salmonella.

Di luar kondisi tersebut, minum air yang terkontaminasi bakteri salmonella juga bisa menyebabkan infeksi.

Baca juga: Apa Penyebab Penyakit Tipes?

Jenis penyakit menular yang disebabkan bakteri salmonella

Penyakit menular yang disebabkan bakteri salmonella yakni salmonellosis dan tipes atau demam tifoid. Berikut penjelasannya.

  • Salmonellosis

Penyakit infeksi bakteri salmonella atau salmonellosis bisa menyebabkan flu perut. Gejala penyakit ini di antaranya mual, muntah, sakit perut, diare, demam, badan panas dingin, sakit kepala, sampai ada darah dalam tinja.

Tanda dan gejala salmonellosis biasanya berlangsung dua sampai tujuh hari. Diare bisa terjadi sampai 10 hari. Sedangkan usus baru normal setelah beberapa bulan sembuh dari infeksi salmonella.

Penyakit tipes dan paratipes disebabkan bakteri Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi.

Penyakit ini ditandai dengan gejala demam tinggi di awal penyakit, sakit perut, badan lemas, sakit kepala, diare atau sembelit, batuk, tidak nafsu makan, dan muncul ruam dan bintik-bintik kemerahan.

Segala jenis penyakit menular yang disebabkan bakteri salmonella pantang disepelekan dan perlu diobati sampai tuntas.

Apabila tidak mendapatkan penanganan medis yang tepat, penderita bisa mengalami komplikasi dehidrasi, bakteremia, dan artritis reaktif.

Baca juga: 7 Bahaya Komplikasi Tipes yang Perlu Diwaspadai

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.