Kompas.com - 10/04/2022, 11:00 WIB

Penumpukan kolesterol dalam darah, pembuluh darah, dan jaringan mulai terlihat saat menyebabkan terjadinya:

  • Timbunan lemak
  • Nyeri dada
  • Kram dan nyeri
  • Memiliki luka lambat untuk sembuh
  • Stroke dan serangan jantung

Baca juga: Miliki Kolesterol Tinggi Berisiko Alami Alzheimer

Pola kolesterol tinggi turunan

Mengutip Better Health, dalam sebagian besar kasus, genetik kolesterol tinggi diwarisi dari hanya satu orangtua. Sangat jarang, kolesterol tinggi diturunkan dari keduanya.

Satu orang tua

Jika satu orangtua memiliki satu genetik yang bermutasi dan pasangannya normal terhadap kolesterol tinggi, setiap anak dari orangtua ini memiliki peluang 50 persen untuk mewarisi gen yang bermutasi.

Risiko mengembangkan penyakit kolesterol tinggi tergantung pada jenis kelamin anak dan termasuk:

  • Sekitar 50 persen pria yang mewarisi mutasi genetik dari orangtua ini akan mengembangkan penyakit kolesterol tinggi, seperti arteri koroner tersumbat, sebelum usia 50 tahun.
  • Semua anak laki-laki yang mewarisi kolesterol tinggi dari orangtua ini akan mengembangkan penyakit jantung pada usia 70 tahun.
  • Sekitar 85 persen anak laki-laki yang mewarisi kolesterol tinggi dari orangtua ini akan mengalami serangan jantung sebelum usia 60 tahun.
  • Sekitar 12 persen wanita yang mewarisi mutasi genetik dari orangtua ini akan mengembangkan penyakit arteri koroner sebelum usia 50 tahun dan 74 persen pada usia 70 tahun.

Baca juga: 8 Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Tak Disadari

Dua orangtua

Jika kedua orangtua membawa genetik yang bermutasi untuk kolesterol tinggi, setiap anak mereka memiliki peluang 25 persen mewarisinya.

Dalam kasus ini, anak akan mengembangkan bentuk penyakit arteri koroner yang parah di awal kehidupannya, mungkin saat masih kanak-kanak.

Gejalanya bisa berupa bercak-bercak penumpukan kolesterol berlebih di kulit, terutama di siku, lutut, dan pantat.

Bentuk kolesterol tinggi turunan ini resisten terhadap pengobatan.

Meskipun ada intervensi medis, risiko serangan jantung tetap tinggi.

Mengutip Verywell Health, Anda harus minum obat untuk menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.