Kompas.com - 10/06/2022, 15:00 WIB

KOMPAS.com - Stroke terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu akibat adanya pembuluh yang pecah (stroke hemoragik) atau tersumbat (stroke iskemik).

Stroke dapat menyebabkan gangguan motorik, bicara, kognitif, dan sensori. Kondisi ini menjadi penyebab utama kecacatan jangka panjang.

Seseorang yang terkena stroke harus segara dilarikan ke rumah sakit. Setelah kondisi dinyatakan stabil, pasien mulai melakukan pemulihan yang diawali dengan memulihkan aliran darah menuju otak.

Baca juga: Begadang Bisa Jadi Penyebab Stroke, Kok Bisa?

Dilansir dari Healthline, memulai proses pemulihan sedini mungkin dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan kembali fungsi otak dan tubuh penderita stroke.

Setelahnya, pemulihan stroke berfokus mengembalikan ketrampilan berbicara, kognitif, motorik, dan sensorik.

Gejala pembekuan darah di otak tak hanya sakit kepala. Penderita juga bisa merasakan gangguan penglihatan sampai koordinasi tubuh.

Ketrampilan berbicara

Stroke dapat menyebabkan gangguan bahasa yang disebut afasia. Afasia memengaruhi kemampuan seseorang untuk mengekspresikan dan memahami bahasa lisan dan tertulis.

Ketrampilan berbicara dapat pulih dengan bantuan terapi wicara. Hal pertama yang dilakukan yaitu mengoptimalkan koordinasi mulur agar mampu menghasilkan suara untuk membentuk kata-kata.

Kemampuan kognitif

Stroke dapat merusak kemampuan berpikir dan penalaran Anda sehingga tak mampu beraktivitas normal.

Selain itu, stroke juga hingga menyebabkan masalah pada ingatan dan meningkatkan risiko terjadinya demensia vaskular.

Demensia vaskular menyebabkan hilangnya ingatan pada orang dewasa yang lebih tua, terutama pada orang dengan risiko tinggi terkena stroke akibat obesitas atau diabetes.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.