Kompas.com - 15/06/2022, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Kentut saat berhubungan seksual mungkin membuat Anda malu, tapi ini hal lumrah yang terjadi pada banyak orang, baik pria maupun wanita.

Kentut saat berhubungan seksual terjadi karena sistem pencernaan manusia tidak berhenti ketika Anda bercinta.

Waktu makan, jenis asupan, serta kapan terakhir kali Anda buang air besar, bisa jadi faktor yang memengaruhi kentut saat berhubungan seksual.

Baca juga: 7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Pada wanita, kentut juga bisa terjadi karena tekanan dari gesekan penis di dalam vagina. Hal itu memberi tekanan pada anus yang berada di sebelah dinding vagina.

Mengutip Healthline, kentut juga terjadi saat orgasme ketika otot-otot tubuh yang tegang tiba-tiba mengendur. Hasrat untuk buang angin pun muncul akibat hal itu.

Ibu hamil lebih sering buang angin saat berhubungan seks

Kentut saat berhubungan seksual juga sering terjadi pada wanita yang sedang hamil. Semua perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan menyebabkan banyak gas menumpuk di dalam tubuh.

Secara khusus, tubuh ibu hamil akan memiliki kadar progesteron yang lebih tinggi dari normal.

Hormon ini melemaskan otot-otot Anda dan memperlambat pencernaan, yang menyebabkan lebih banyak gas.

Mual selama kehamilan juga memengaruhi kebiasaan makan dan buang air besar Anda, yang berimbas pada meningkatnya gas di dalam perut.

Baca juga: Tidak Bisa Kentut Bisa Jadi Gejala Penyakit Apa?

Cara atasi dan cegah kentut saat berhubungan seks

Kentut saat berhubungan seks bukan hal yang mengkhawatirkan, terutama jika jarang terjadi.

Apabila Anda sering kentut saat berhubungan seksual, kunjungi pelayanan medis terdekat untuk berkonsultasi dengan dokter.

Jika tidak ditemukan penyebab tertentu, Anda bisa mencegah kentut selama masa kehamilan dengan melakukan hal berikut:

  1. Gunakan obat anti gas yang dijual bebas. Obat ini bekerja dengan mencegah dan memecah gelembung gas jika terbentuk di saluran pencernaan anda.
  2. Buang air besar sebelum berhubungan seksual
  3. Kurangi konsumsi minuman berkarbonasi dan makanan yang sulit Anda cerna karena sering mengakibatkan timbunan gas, kembung, dan bersendawa.
  4. Konsumsi makanan dalam porsi kecil, terutama yang menyebabkan gas
  5. Makan lebih lambat untuk membantu mengurangi jumlah udara yang Anda telan saat makan
  6. Hindari merokok. Merokok dapat meningkatkan jumlah udara yang Anda telan dan gas yang diproduksi tubuh Anda.
  7. Olahraga teratur

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.